TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Chapter1.pdf
Download (278kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (501kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Abstract.pdf
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37196-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan fungsi slang yang digunakan oleh akun Tanyarl di platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Akun Tanyarl merupakan akun berbasis tanya-jawab anonim yang banyak digunakan oleh pengguna untuk mencurahkan isi pikiran atau bertanya secara bebas. Dalam proses komunikasinya, banyak pengguna memakai bahasa gaul yang unik, singkat, dan khas. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui jenis-jenis slang apa yang digunakan serta fungsi penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori dari Allan & Burridge (2006) untuk mengklasifikasikan jenis slang, serta teori dari Partridge (2015) untuk menganalisis fungsi penggunaan slang. Data yang dianalisis berjumlah 30 slang yang ditemukan dalam tweet akun Tanyarl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis slang yang paling banyak digunakan adalah clipping (18 data), kemudian acronym (9 data), dan flippant (4 data). Sementara dari segi fungsi, slang paling sering digunakan untuk to be brief and concise sebanyak 23 data, to induce friendliness intimacy sebanyak 3 data, dan to be secret sebanyak 4 data. Sebagai kesimpulan, penggunaan bahasa gaul di media sosial X/Twitter menunjukkan bahwa bahasa bisa terus berubah dan berkembang. Melalui interaksi di komunitas online, muncul berbagai istilah baru yang lebih singkat, santai, sesuai dengan gaya anak muda. Hal ini membuktikan bahwa bahasa bukan sesuatu yang kaku, melainkan bisa menyesuaikan diri dengan zaman dan kebutuhan penggunanya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LAYLI ISTIANA |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Slang, social media X, Tanyarl Account, Sosiolinguistic |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19646 |
