TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (766kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (757kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (523kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24934-170531100096_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa motif dan bagaimana analisis kognisi sosial dalam video “ORANG MADURA KOK DILAWAN!!” yang diunggah oleh kanal YouTube Rocky Gerung Official.rnParadigma kritis, pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan dan analisis data menggunakan dokumentasi video untuk analisis teks, wawancara mendalam dengan host dan peneliti Madura untuk analisis kognisi sosial, dan studi pustaka untuk analisis sosial.rnHasil penelitian analisis teks ditemukan struktur makro memiliki empat sub topik pembahasan, tema utamanya adalah mengkritik pemerintah, superstruktur menjelaskan ungkapan untuk mengkritik pemerintah serta menjelaskan alasan terjadinya demonstrasi karena ketidakpuasan atas pemanggilan Habib Rizieq oleh pemerintah, dan pada struktur mikro penyampaian informasi berlebih atas keburukan dan kritik kepada pemerintah yang memiliki porsi panjang, penggunaan kata ganti “teman-teman” menyebut untuk pihak yang mengkritik pemerintah yaitu demonstran Madura dan masyarakat Papua yang menuntut merdeka, pemilihan kata “istana” untuk seluruh pihak pemerintah yang berada di Istana Bogor. Kognisi sosial yang dibentuk oleh kanal YouTube Rocky Gerung Official menyangkut mengkritik pemerintah dan sebagai bentuk kritis terhadap pemerintah, perlawanan, kontrol kekuasaan dan penyeimbang media lain yang hanya memiliki fungsi sebagai alat kekuasaan, berbanding terbalik dengan kognisi sosial yang terbentuk di peneliti Madura yaitu ada wacana mengenai literasi terkait tokoh agama. Analisis sosial sebagai oposisi pemerintah klaster KAMI, Rocky Gerung mengambil sudut pandang berpihak pada yang berlawanan dengan pemerintah. Motif diunggahnya konten berdasarkan hasil dari metode analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk adalah mengkritik pemerintah, sebagai bentuk perlawanan, kontrol kekuasaan, penyeimbang media lain yang fungsinya hanya sebagai alat kekuasaan, dan literasi terkait tokoh agama antara masyarakat dengan pemerintah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAMSU DHUHA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Analisis Wacana Kritis; Etnis Madura; YouTube; Rocky Gerung Official |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 17:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8735 |
