TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Abstrak.pdf
Download (674kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 1.pdf
Download (460kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (589kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (735kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (529kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Chapter 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (693kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24629-160231100178_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran modal sosial pada pelaku industri tempe dan bagaimana nilai ekonomis modal sosial pada pelaku industri tempe di Kecamatan Kertosono terbentuk. Penelitian ini dilakukan di Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan penelitian kuasi kualitatif, dengan desain penelitian studi kasus.Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan interpretasi yang kredibel dengan teknik pengujian triangulasi sumber.rnKetahanan indusri tempe Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono ketika harga kedelai naik dilatar belakangi oleh modal sosial yang berperan di dalamnya. Dilapangan menunjukkan hasil, adanya peran modal sosial pada pelaku home industry tempe yaitu berupa jaringan pengusaha terbentuk, kepercayaan pengusaha tempe terbentuk, timbal balik sesama pengusaha terbentuk, serta nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dijalankan oleh pengusaha. Pengusaha membangun jaringan dengan sesama pengusaha untuk meminimalisir kegagalan saat memproduksi tempe. Kepercayaan juga dibuat pengusaha untuk mendapatkan bantuan kedelai. Hubungan timbal balik dibentukrnpengusaha sehingga tempe dapat terjual seluruhnya. Norma positif dibentuk bertujuan untuk menjaga kerukunan antar sesama pengusaha dan masyarakat. Nilai ekonomis adanya modal sosial yang dibentuk oleh pengusaha tempe di Desa Tembarak Kabupaten Nganjuk, yaitu bermanfaat untuk menekan biaya produksi. Biaya yang ditekan berupa biaya transportasi untuk membeli kedelai menjadi berkurang, biaya untuk tenaga kerja tidak ada dan biaya untuk sewa mesin menjadi tidak ada.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WASSI IRZAQANI WATI |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Modal Sosial |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7534 |
