TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (717kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24483-Apppendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
Abstract
Supply Chain Management (SCM) atau manajemen rantai pasok merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan pemasok, produsen, gudang hingga barang yang diproduksi dan distribusi dengan jumlah, tempat, dan waktu yang tepat sehingga meminimalkan biaya. Dalam sebuah perusahaan, pengukuran kinerja rantai pasok perlu dilakukan untuk mengukur seberapa efektif kinerja sebuah perusahaan sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk menunjang perusahaan dalam menggapai strategi jangka panjang. Pada saat ini, PT Putra Jaya Nanas memiliki kendala yaitu belum mampu memenuhi kebutuhan produk untuk konsumennya. PT Putra Jaya Nanas membutuhkan pengukuran kinerja manajemen rantai pasoknya sehingga dapat diketahui seberapa besar kekurangan dalam kinerjanya. Pada penelitian ini pengukuran kinerja perusahaan mengunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Penelitian ini dilakukan di PT Putra Jaya Nanas yang terletak di Dusun Sidorejo RT/RW 01/02, Desa Sidorejo, Ponggok, Kabupaten Blitar pada bulan Oktober 2021 – Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks kinerja SCM di PT Putra Jaya Nanas berdasarkan metode SCOR didapatkan nilai sebesar 89,87 kinerja perusahaan dalam kategori Good sehingga kinerjanya sudah bagus dan performansinya dapat ditingkatkan lagi menuju kategori Excellent. Aspek yang perlu dilakukan perbaikan merupakan aspek yang memiliki nilai key performance indicator terendah yaitu terdapat pada pemenuhan bahan baku. Jika kekurangan bahan baku dapat mengakibatkan terhentinya proses produksi. Untuk mengatasi kekurangan bahan baku, menjalin kerjasama dengan pemasok bahan baku lain atau memperluas pemasok bahan baku nanas dengan tujuan untuk mengantisipasi apabila bahan baku yang dibutuhkan tidak cukup atau kurang sehingga ketersediaan bahan baku selalu ada.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DHITA SELYNDHIA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SCOR, AHP, Supply Chain |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7082 |
