TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Cover Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Chapter I BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Chapter II BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Chapter III BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-Chapter V Conclusion BAB IV - PDF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6521-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
Abstract
Tokoh pada karakter fiksi merupakan tokoh yang dibuat berdasarkan hasil karya imajinasi seorang pencipta karakter fiksi atau disebut sebagai Pencipta, baik dalam bentuk opera, drama atau film. Salah satu contoh karakter fiksi di Indonesia terdapat pada film Si Unyil dan Keluarga Si Somat. Karakter fiksi mulai diperhatikan oleh Konsultasi Hak Kekayaan Intelektual saat terjadinya permasalahan antara Pak Raden dengan Lembaga Penyiaran. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti, sebab karakter fiksi masih dianggap belum dilindungi oleh Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah karakter fiksi termasuk objek hak cipta atau bukan dan mengetahui bentuk perlindungan hukum yang dapat dilakukan oleh pencipta dan pemegang hak cipta karakter fiksi.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif. Adapun bahan hukum analisis yang digunakan adalah analisis secara deduktif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan yaitu Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 dan Kitab Undang-undang Perdata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter fiksi dapat termasuk objek Hak Cipta dalam bidang seni sesuai dari naskah cerita yang ditulis oleh pencipta, sebab karakter fiksi dapat dinikmati atau dilihat melalui pelaku pertunjukan. Sehingga secara otomatis karakter fiksi melekat pada pelaku pertunjukan. Bentuk perlindungan hukum terhadap karakter fiksi dapat dilakukan secara preventif merupakan sebelum terjadinya sengketa, melalui pencatatan atau perjanjian. Sedangkan perlindungan hukum secara represif merupakan setelah terjadinya sengketa dengan sarana non litigasi atau litigasi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MASFUFATUL USMA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | perlindungan hukum; karakter fiksi; objek hak cipta |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:48 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/4552 |
