TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Abstract-TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (397kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (490kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21871-150431100062_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
Abstract
Pada era digital ini, sering didengar istilah mapping atau biasa disebut juga pemetaan, entah itu mind mapping (pemetaan pikiran) atau pemetaan wilayah daerah. Pemetaan sudah ada dari zaman dahulu pada saat zaman kolonialisme, kemudian mewabah di hampir semua benua. Pemetaan wilayah sangat berguna bagi para penjelajah yang ingin menginvasi negara lain. Tentunya hal ini sejalan dengan kemampuan dari para pembuat peta, jika ingin tepat sasaran dalam wilayah yang ingin diinvasi, maka harus ada kemampuan mumpuni yang dimiliki oleh pembuat peta. Metode mapping atau pemetaan dari waktu ke waktu juga sangat bervariasi, dari yang membuat dengan cara manual dan dengan sarana seadanya sampai pemetaan yang sangat modern. Dari pemetaan tersebut, banyak digunakan untuk membuat pemetaan wilayah seperti peta untuk versi modernnya yaitu google maps, lalu pemetaan lahan pertanian, lalu pemetaan daerah industri, pemetaan daerah rawan bencana dan lain sebagainya. Sistem yang digunakan pada drone quadcopter ini menempatkan drone quadcopter tersebut sebagai komponen paling utama dalam sistem pemetaan, dengan menggunakan aplikasi mission planner untuk pemetaan digital dan ditambahankan GPS (Global Positioning System) untuk menentukan titik posisi atau lokasi. Lalu ditambahkan lagi sebuah kamera yang berfungsi sebagai perekam dan penangkap objek gambar untuk wilayah yang akan dipetakan dengan menggunakan metode fotogametri. Fotogametri sendiri merupakan sebuah metode foto yang dilakukan dari udara dan berfungsi untuk memaksimalkan kualitas maupun waktu proses pemetaan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD AFANDI |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | GPS, Drone, Metode Fotogametri, Mapping |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33526 |
