TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21866-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi pada korban tragedi sampit. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu korban tragedi sampit dan sudah dapat bangkit dari keterpurukannya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara semiterstruktur dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa korban tragedi sampit mampu mengatasi permasalahan yang mengakibatkan keterpurukan dan penderitaan psikologis dalam kehidupan sehari-harinya. Kemampuan resiliensi yang dimiliki oleh korban tragedi sampit dapat dilihat melalui ketujuh dimensi resiliensi yang meliputi; regulasi emosi, korban tragedi sampit mampu meregulasi emosi yang dirasakannya dan mengalihkan dengan kegiatan positif. Impuls control; korban tragedi sampit mampu mengontrol setiap keinginan negatif yang muncul dalam dirinya. Optimisme; korban tragedi sampit memiliki rasa optimis terhadap keluarga dan kehidupan masa depannya. Empati; korban tragedi sampit mempunyai rasa empati terhadap keluarga dan orang-orang yang memiliki masalah yang sama dengan dirinya. Causal analysis; korban tragedi sampit dapat mengidentifikasi dengan baik penyebab masalah yang muncul dalam kehidupannya dan mengupayakan perbaikan diri agar masalah yang sama tidak terulang kembali. Self efficacy; korban tragedi sampit mempunyai keyakinan akan kemampuan yang dimiliki dalam mengatasi masalah yang muncul dalam kehidupannya dengan berbagai cara yang dilakukan. Reaching out; korban tragedi sampit dapat mengambil hal positif dari permasalahan atau kejadian malang yang dihadapinya. Melalui dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga, teman dan lingkungan korban tragedi sampit dapat mengatasi masalah dan bangkit dari keterpurukan yang dialaminya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUS BUDI PURNOMO |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Resilience, Victims of the Sampit Tragedy Bibliography: 31 (1995-2016) |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33497 |
