TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (750kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (520kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (670kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (406kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21717-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (445kB)
Abstract
Kata umpatan adalah bagian dari bahasa yang digunakan oleh manusia untuk menciptakan komunikasi. Kata umpatan didefinisikan sebagai kata kasar yang digunakan untuk menghina, menyindir atau menyakiti orang lain. Kata umpatan juga dianggap sebagai kata kotor yang memiliki karakteristik ofensif dan agresif. Masyarakat beranggapan bahwa kata umpatan memiliki konteks negatif. Arti dari kata umpatan tidak dapat dilihat dari kata itu sendiri, itu harus dilihat dari konteks penggunaannya. Saat ini, penggunaan kata umpatan tersebar luas. Masyarakat menggunakan kata umpatan untuk menciptakan komunikasi dengan masyarakat lain baik secara bertatap muka atau melalui media sosial. Media sosial memiliki dampak yang besar bagi masyarakat pada era sekarang. Masyarakat dapat berkomunikasi secara mudah dengan orang lain melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam tipe kata umpatan di media sosial terutama Twitter, konteks penggunaan kata umpatan di Twitter, dan pengguna Twitter yang sering menggunakan kata umpatan. Untuk menganalisis fenomena penggunaan kata umpatan di Twitter, peneliti menggunakan teori dari Wardhaugh, Andersson, dan Trudgill. Subjek penelitian ini adalah balasan dalam empat unggahan pada akun Twitter @sbyfess. Instrumen utama untuk mengumpulkan data adalah observasi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, studi ini menunjukkan lima dari tujuh tipe kata umpatan digunakan oleh pengguna Twitter pria dan wanita, yaitu seks, ekskresi, fungsi tubuh, masalah agama, dan hewan. Seks adalah tipe kata umpatan yang paling sering digunakan sedangkan ekskresi dan masalah agama adalah tipe kata umpatan yang paling jarang digunakan oleh pengguna Twitter pria dan wanita. Studi ini juga menemukan empat konteks penggunaan kata umpatan, yaitu konteks penggunaan kata umpatan abusif, konteks penggunaan kata umpatan ekspletif, konteks penggunaan kata umpatan humor, dan konteks penggunaan kata umpatan bantu. Studi ini juga menemukan bahwa pengguna Twitter pria sering menggunakan kata umpatan dalam memberikan balasan di empat unggahan pada akun Twitter @sbyfess.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ERICA AMALIA PUTRI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Swearwords;Social Media;Twitter |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32777 |
