TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (657kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (688kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31476-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
Abstract
Metode EOQ adalah proses pengendalian ketersediaan bahan mentah dalam memenuhi jumlah barang atau bahan mentah yang didapatkan sebanyak mungkin dengan mengeluarkan biaya yang rendah sering dinamakan dengan pembelian barang yang ideal. Metoode POQ adalah metode pengembangan dari metode EOQ yang menentukan kuantitas pesanan bahan mentah yang efisien dengan menekankan efektivitas frekuensi pemesanan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan total biaya persediaan bahan baku yang optimal menggunakan metode Economic Order Quantity dan Periode Order Quantity dengan menentapkan kuantitas bahan baku yang optimal dalam satu periode dan frekuensi pemesanan bahan baku yang optimal dalam satu periode. Penelitian ini dilakukan pada PT Indo Lautan Makmur, Sidoarjo. Permasalahan lainnya terjadi akibat kelebihan bahan baku hingga 15 ton. Berdasarkan pada data penelitian dilakukan didapatkan hasil jumlah pemesanan bahan baku optimal sebesar 283.313 kg dan frekuensi pemesanan bahan baku yang optimal sebanyak 10 kali dalam satu tahun, maka dengan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan yang optimal sebesar Rp 142.425.144/tahun. Jumlah pemesanan bahan baku sebanyak 799.894,64 kg, 1.612.324,06 kg, dan 383.251,11 kg, frekuensi pemesanan bahan baku optimal adalah 3 kali dalam satu tahun, dengan metode POQ total biaya persediaan bahan optimal Rp 149.466.821/tahun. Evaluasi yang harus dipertimbangkan dalam penelitian ini yaitu harus mempertimbangkan kapasitas penyimpanan bahan baku agar biaya pesan dan biaya simpan seimbang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANISA LURU ANGGRAINI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Bahan Baku;EOQ;POQ;Persediaan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 12:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32325 |
