TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (45kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40419-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji representasi kekerasan verbal dalam film Rumah untuk Alie menggunakan pendekatan psikolinguistik. Fenomena kekerasan verbal dalam lingkungan keluarga yang sering dianggap sebagai bentuk pendisiplinan dan dinormalisasikan menjadi latar belakang penelitian ini. Film Rumah untuk Alie dipilih sebagai objek kajian karena film tersebut menampilkan fenomena yang kekerasan verbal dalam konteks keluarga melalui dialog yang ditampilkan para tokoh. Tujuan penelitian adalah menjelaskan proses pemunculan kekerasan verbal berdasarkan model produksi ujaran Levelt (1989) dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk kekerasan verbal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui simak-catat dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan verbal muncul melalui tiga tahap: konseptualisasi, formulasi, dan artikulasi. Pada tahap konseptualisasi, kekerasan verbal berupa duka, frustrasi, dan dendam yang memunculkan niat komunikatif agresif. Pada tahap formulasi, niat tersebut diwujudkan melalui pemilihan diksi berkonotasi negatif dan pelabelan buruk, sedangkan pada tahap artikulasi ujaran disampaikan dengan intonasi tinggi dan nada datar. Penelitian menemukan 40 data kekerasan verbal yang terdiri atas 5 bentuk, yaitu sikap dingin, mempermalukan, mencela/menyalahkan, intimidasi, dan mengabaikan/menolak keberadaan. Temuan penelitian memiliki relevansi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pengembangan literasi kritis, pendidikan karakter, pemahaman konsep psikolinguistik, serta pemanfaatan film sebagai media pembelajaran autentik untuk meningkatkan kompetensi berbahasa dan berpikir kritis peserta didik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ELVIRA MAYA NOVITA SARI |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | film, kekerasan verbal, psikolinguistik, representasi |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32085 |
