TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-ABSTRACT.pdf
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CHAPTER 1.pdf
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (524kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12621-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (732kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengungkapan diri (self disclosure) selebgram yang terlibat konflik. Sehingga peneliti mencoba untuk menganalisis bagaimana pengungkapan diri pada seorang selebgram ketika mendapatkan konflik.
Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan informan yang berjumlah empat informan yang terdiri dari 2 orang informan utama, 2 orang informan pendukung. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi literatur, dan juga triangulasi dengan cara membandingkan jawaban informan utama dan pendukung. Adapun teknis analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah Self Disclosure dan Penetrasi Sosial.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang selebgram yang terlibat konflik melakukan pengungkapan diri dengan orang terdekatnya yaitu dengan teman dekatnya. Pengungkapan diri seorang selebgram yang terlibat konflik dilihat membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bercerita, perasaan takut, kecewa dan tidak tahan dalam konflik yang dihadapi sehingga membuatnya cukup lama untuk mengungkapkannya. Dalam menyelesaikan konflik, kedua selebgram tidak melakukan bertemu atau (bertatap muka) dengan kata lain penyelesaian tersebut tidak menimbulkan suatu titik temu dalam menyelesaikan permasalahan, sehingga seorang selebgram membiarkan konflik yang terjadi pada dirinya dengan begitu saja tanpa adanya suatu penyelesaian. Sehingga konflik tersebut akan berakhir begitu saja dan seorang selebgram tidak memperpanjang permaslahannya secara berlarut-larut. Untuk itu bagi seorang selebgram kedepannya bisa menyelesaikan permasalahan dengan bertemu (bertatap muka) agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan dengan baik dan tidak berkepanjangan.
.
Kata Kunci : Self Disclosure, Selebgram, Konflik
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANNISAA FIRDAUSY |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | SELF DISCLOSURE, SELEBGRAM, KONFLIK |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31088 |
