TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12460-110521100038_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan pola jaringan perdagangan batik tulis di Tanjungbumi. Lokasi penelitian berada di desa Tanjungbumi Kecamatan Tanjungbumi Kabupaen Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data utama yang terdiri dari pedagang batik yang sudah berjualan di Tanjungbumi lebih dari tiga tahun serta pemasok batik di Tanjungbumi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial yang dimiliki pedagang batik tulis di Tanjungbumi memanfaatkan jaringan kekerabatan dan kekeluargaan. Unsur jaringan sosial yang pertama terjadi adalah jaringan kekerabatan yaitu pedagang dimana pedagang batik melakukan pencarian informasi mengenai pemasok batik melalui sesama antar pedagang, yang selanjutnya memunculkan kesepakatan dagang antara pedagang batik dan pemasok dan membentuk suatu jaringa dagang. Interaksi yang terjadi terus-menerus antara pedagang dengan pemasok menimbulkan terbentuknya jaringan kekeluargaan, yang menyebabkan adanya saling menghargai dengan mempertimbangkan perasaan sehingga membentuk emosional yang relatif kuat antar pelaku. Bentuk jaringan sosial antar pedagang batik tulis memanfaatkan jaringan kekerabatan. Pedagang batik menggunakan kegiatan pertemuan rutin dalam sebuah kelompok sebagai sarana memperkuat jaringan sosial yang dimiliki kelompoknya. Pola jaringan sosial yang terbentuk yaitu pedagang perantara menempati posisi sentral dan mempunyai relasi yang lebih luas dengan bekerja sama dengan beberapa pemasok dan pedagang kecil serta pedagang besar.
Kata kunci : jaringan sosial, pola dan bentuk jaringan, batik, pedagang batik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YOGIK S MAULANA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | jaringan sosial ; pola dan bentuk jaringan ; batik ; pedagang batik. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 03:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30342 |
