TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-abstract_toc.pdf
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (518kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB I.pdf
Download (278kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB IV 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (652kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-Daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12320-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan pada
calon pengantin wanita dalam tradisi ba-ghiba. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam
penelitian ini adalah tiga orang calon pengantin wanita yang mengalami
kecemasan tentang ba-ghiba yang ditentukan berdasarkan teknik purposive
sampling dengan kriteria yaitu dewasa awal, mengalami kecemasan tentang baghiba,
penduduk
sumenep
dan
berjenis
kelamin
perempuan.
Metode
pengumpulan
data
menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dan teknik analisa data
Milles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan calon
pengantin wanita dalam tradisi ba-ghiba terlihat dari empat aspek kecemasan yaitu
1) Aspek pemikiran, subjek dalam penelitian ini ketika akan melangsungkan
pernikahan dengan acara ba-ghiba akan berpikir takut calon suami tidak
membawa ba-ghiba, takut malu terhadap masyarakat, takut orang tua kecewa dan
ada juga yang takut tidak bisa memenuhi persyaratan orang tua, takut
memberatkan pihak laki-laki serta ada juga yang berpikir takut setelah menikah
segala kebutuhan dan keinginannya tidak terpenuhi, dan takut apa yang menjadi
keyakinannya tentang ba-ghiba tidak akan terjadi. 2) Aspek fisik, subjek yang
mengalami kecemasan dan kekhawatiran cenderung mengalami gejala fisik
seperti pusing dan gemetar, namun ada juga yang tidak mengalami gejala fisik. 3)
Aspek perilaku, subjek yang mengalami kecemasan tentang ba-ghiba cenderung
akan mencari aktivitas atau kegiatan sehingga perasaan cemas akan teratasi serta
bercerita kepada teman dekatnya. Dan untuk mengatasi gejala yang diakibatkan
oleh kecemasan subjek mencoba menenangkan diri, namun ada juga yang
mengatasi dengan tidur lebih lama. 4) Aspek suasana hati, subjek merasa tidak
tenang, tidak nyaman, gugup dan panik menjelang acara ba-ghiba.
Kata Kunci : Kecemasan, Tradisi, ba-ghiba
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WILADATUL MAHMUDAH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Kecemasan ; Tradisi ; ba-ghiba |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29676 |
