TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Abstract.pdf
Download (483kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Chapter1.pdf
Download (406kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39535-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konflik psikologis yang dialami oleh Takako, tokoh utama dalam novel Days at the Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa. Secara khusus, penelitian ini berfokus pada bentuk-bentuk konflik internal yang tercermin dalam interaksi antara id, ego, dan superego berdasarkan teori psikoanalitik Sigmund Freud, serta proses berduka Takako dalam kaitannya dengan konflik psikologisnya dengan menerapkan tahapan-tahapan duka yang diusulkan oleh Elisabeth Kubler-Ross dan David Kessler.rnPenelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagaimana diusulkan oleh Creswell dan Creswell (2023). Sumber data utama adalah novel itu sendiri, yang berfokus pada narasi, dialog, dan monolog yang menggambarkan pikiran, perasaan, dan perilaku Takako. Data dikumpulkan melalui pembacaan yang cermat dan berulang, kemudian dikelompokkan berdasarkan teori Freud tentang id, ego, dan superego, serta tahapan duka menurut Kübler-Ross dan David Kessler, seperti penolakan, kemarahan, depresi, dan penerimaan. Setelah itu, data dianalisis secara interpretatif untuk menemukan pola konflik psikologis dan memahami pemulihan emosional Takako sepanjang cerita.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa Takako mengalami tiga jenis konflik psikologis utama, yaitu konflik antara id dan ego, ego dan superego, serta id dan superego, dan menunjukkan bahwa id dan ego lebih dominan. Selain itu, karakter utama mengalami empat tahap pemulihan emosional, yaitu penolakan, kemarahan, depresi, dan penerimaan. Hasil ini menunjukkan bahwa konflik psikologisnya tidak hanya menyebabkan penderitaan emosional tetapi juga membantunya tumbuh, menjadi lebih sadar diri, dan berkembang sebagai individu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAMROTUL NIKMAH OKTAVIA |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | psychological conflict;stages of grief;Sigmund Freud;Elisabeth Kubler-Ross and David Kessler;Days at the Morisaki Bookshop |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 19:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28338 |
