TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-ABSTRAK IBAD.pdf
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-cover upload-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-BAB I Ibad.pdf
Download (227kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-BAB II Ibad.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-BAB III Ibad.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-BAB IV Ibad.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (462kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-BAB V Ibad.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-DAFTAR IBAD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18835-LAMPIRAN IBAD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
Abstract
Sastra merupakan sebuah refleksi kehidupan sosial budaya yang diciptakan oleh penulis. Karya sastra yang tercipta pasti dilatar belakangi oleh kondisi sosial seorang penulis. Cerpen merupakan salah satu karya sastra yang mencerminkan kehidupan sosial suatu masyarakat. Seperti antologi cerpen Folklore Madura karya Emha Ainun Nadjib. Dalam antologi tersebut digambarkan bagaimana kehidupan masyarakat Madura terutama sikap masyarakat Madura dalam mengkritik keadaan sosial dan menyelesaikan suatu konflik. Penelitian ini berhubungan dengan kritik sosial dan penyelesaian konflik yang terdapat dalam buku antologi cerpen Folklore Madura karya Emha Ainun Nadjib maka pendekatan teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan cara mengartikan dan menginterpretasikan makna melalui narasi dan dialog antar tokoh dalam cerita. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan berbagai macam cara masyarakat Madura menyelesaikan konflik dan Mendeskripsikan argumentasi tentang kritik sosial masyarakat Madura dalam antologi cerpen berjudul Folklore Madura karya Emha Ainun Nadjib. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan adalahKritik sosial dan penyelesaian konflik tersebut diungkapkan oleh tokoh-tokoh masyarakat Madura. Tokoh yang lebih sering muncul adalah Saridin. Kritik yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam antologi cerpen tersebut diantaranya, kritik sosial aspek politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, keluarga, moral, dan agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada tujuh aspek kritik sosial dalam antologi cerpen tersebut dan penyelesaian konflik yang dilakukan sampai pada tahap ketiga yaitu mendengarkan semua pendapat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIZALDI ANUGROHO PRATAMA |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | Antologi Cerpen ; Kritik Sosial ; Sosiologi Sastra |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 17:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:10 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/22063 |
