TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-ABSTRAK.pdf
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-Chapter 1.pdf
Download (249kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-Appendicess.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28469-190721100206-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB)
Abstract
Negara Indonesia merupakan negara yang termasuk sebagai kepulauan terbesar di dunia dengan kekayaan dan keanekaragaman alam yang membentang dari Sabang hingga Merauke.Sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sangatlah beranekaragam untuk dibuat sebagai pariwisata apabila potensinya dimanfaatkan dengan baik. Pariwisata merupakan salah satu dari industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, dan mengaktifkan sektor produksi lain dari negara wisata.seperti yang kita ketahui bahwasanya pemerintah telah mencoba menciptakan pariwisata dengan konsep pariwisata halal seperti yang di terapkan di Pantai Biru Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan. Pariwisata halal adalah pariwisata yang sesuai dengan konsep Islam, dijalankan dalam rangka menyediakan kebutuhan wisata bagi pemeluk agama islam yang sesuai dengan kebiasaan agama pribadi mereka saat bepergian.. Berdasarkan hal tersebut,peneliti tertarik untuk mengkaji lebih luas terkait hal tersebut yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pariwisata pantai biru tanjung bumi serta untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pariwisata pantai biru tanjung bumi dengan pendekatan konsep wisata halal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada quality atau hal terpenting suatu barang atau jasa. Hal terpenting suatu barang atau jasa yaitu berupa kejadian, fenomena, dan gejala sosial adalah makna dibalik kejadian tersebut yang dapat dijadikan pelajaran berharga bagi pengembangan konsep teori. Dalam metode ini terdapat beberapa metode yang dalam melakukan penelitian dengan diantaranya adalah observasi. Wawancara dan dokumentasi, sehingga dalam melakukan penelitian mampu mengumpulkan, menganalisis data dengan benar. Pengelolaan Pantai biru berawal dari anggaran kas desa yang dikhususkan untuk pembangunan wisata. Pengelolaan pantai biru mencakup Planning, Organizing, actuating, Controlling (POAC) sebagai manajemen pengelolaan. Pantai biru merupakan salah satu wisata halal yang berada di Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Pantai biru disebut sebagai wisata halal karena sudah menerapkan konsep GMTI.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DWI WAHYU FIRARA |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Pengelolaan; Pantai Biru; Konsep Wisata Halal |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21447 |
