TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27935-190111100265_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnKecamatan Pasongsongan merupakan daerah yang mempunyai destinasi wisata yang sangat potensial. Destinasi wisata tersebut yaitu Pelabuhan Perikanan Pasongsongan, Goa Soekarno dan Asta Buju' Panaongan. Dari ketiga destinasi wisata tersebut memiliki problematika masing-masing dan membutuhkan peran dari pemerintah daerah untuk penyelesaian masalahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kebijakan pengembangan wisata dan hambatan yang dihadapi dalam pengimplementasiannya.rnMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kuailitaitif yang digabungkan dengan pendekatan historis. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan. Untuk mendapatkan data, teknik yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini ialah Pejabat di Dinas Pariwisata dan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Kepala Desa di Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan, Pengelola Goa Soekarno dan Asta’ Buju Panaongan, dan Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pasongsongan.rnBentuk kebijakan yang dibuat pemerintah Kabupaten Sumenep untuk pengembangan wisata antara lain Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 12 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumenep 2013-2033, Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep No. 4 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2018-2025, dan Peraturan Bupati Sumenep Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pramuwisata. Faktor-faktor yang menghambat pengembangan wisata adalah pertama, regulasi yang tidak spesifik mengatur tentang bagaimana berjalannya pariwisata. Kedua, aksebilitas bagi wisatawan yang ingin berkunjung masih banyak ditemui kekurangan seperti jalan yang sempit dan rusak, penerangan di sepanjang jalan lintas utara yang kurang. Ketiga, sumber daya manusia di Desa Panaongan yang belum sepenuhnya bisa mendukung pengembangan wisata.rnKata Kunci: Peran, Pemerintah Daerah, Pengembangan, Wisata
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOCHAMAD ADITYA RAMADHAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Peran, Pemerintah Daerah, Pengembangan, Wisata |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 06:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19388 |
