TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (583kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36902-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (912kB)
Abstract
Pada hakikatnya manusia terlahir memiliki kebebasan untuk membuat pilihan dan menentukan arah hidup mereka. Individu memiliki kebutuhan untuk mencari makna dan tujuan hidup untuk memahami diri sebagai manusia seutuhnya dan apa yang membuat mereka menjadi bernilai. Setiap individu memiliki hirarki kebutuhan seperti kebutuhan fisiologi, rasa aman, kasih sayang, penghargaan dan aktualisasi diri. Ketika memasuki usia remaja, setiap individu akan mulai mengembangkan minat baru salah satunya seperti, mulai memunculkan rasa tertarik terhadap individu lain. Manusia sebagai individu yang kompleks dari segala aspek kehidupan terbagi menjadi dua berdasarkan perilaku seksualnya. Individu heteroseksual dan homoseksual. Selain peran dalam masyarakat, individu homoseksual juga memiliki peran hubungan homoseksual mereka. Individu homoseksual akan berbagi peran gender dengan pasangan sesama jenisnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diperoleh maka dapat ditarik kesimpulan bahwa individu homoseksual gay memiliki indikasi salah satu faktor penyebab terjadinya perilaku homoseksual yang terjadi pada kedua subjek dalam penelitian ini adalah karena faktor psikologis dan pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua yang kurang tepat seperti terlalu memberi kebebasan pada anak dan kurangnya figur ayah dalam keluarga, berkontribusi pada pembentukan perilaku homoseksual pada anak laki-laki. Semua peristiwa yang telah dialami dan dilalui oleh individu homoseksual, baik peristiwa yang membahagiakan atau menyedihkan, keadaan suka dan duka, perasaan bangga dan kecewa yang terakumulasi dan membentuk kepribadiannya secara utuh, hal tersebut kemudian membantu memunculkan makna hidupnya. Makna hidup individu homoseksual terlihat dari enam aspek berikut : tujuan hidup, kepuasan hidup, kebebasan, sikap terhadap kematian, pikiran tentang bunuh diri, dan kepantasan hidup.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AINUR ZAFIRA EFENDI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | makna hidup; orientasi seksual; homoseksual; dewasa awal |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18354 |
