TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-ABSTRAK.pdf
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (817kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Chapter 1.pdf
Download (33kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17949-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
Abstract
Cantik selalu menjadi idaman setiap perempuan. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan berparas cantik tersebut dapat membuat kaum perempuan merasa lebih percaya diri. Cantik mempunyai makna yang relatif. Namun kecantikan seorang perempuan selalu digambarkan dengan mereka yang berkulit putih, bertubuh langsing, hidung mancung, dan lain sebagainya. Madura dikelilingi oleh laut dan banyak ladang kosong dan gersang. Sehingga berpotensi membuat kulit menjadi lebih gelap. Berbagai macam cara dilakukan oleh kaum perempuan Madura untuk terlihat cantik dan menarik, khususnya di desa Janteh Kecamatan Kwanyar. Di desa Janteh, banyak terdapat perempuan yang cenderung memperhatikan kulit wajah mereka. Sehingga terjadi ketidakseimbangan antara warna kulit wajah dengan warna kulit tangan dan kaki. Selain itu, Desa Janteh suasananya masih terasa asri akan kepedesaannya dan sebagian besar masyarakatnya adalah penduduk asli Madura. Oleh sebab itu peneliti ingin mencaritahu mengenai makna cantik menurut kaum perempuan Madura di desa Janteh Kecamatan Kwanyar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna cantik bagi perempuan Madura di desa Janteh dan bagaimana simbol kecantikan perempuan Madura di desa Janteh. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melakukan triangulasi, kemudian mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah kecantikan seorang perempuan tidak hanya dinilai dari segi parasnya, akan tetapi juga pada kecantikan karakter, perilaku, kerapian dan pengetahuan. Selain itu, kecantikan perempuan Madura juga memiliki berbagai simbol menurut pandangan dari masing-masing perempuannya yaitu kecantikan perempuan Madura identik dengan selalu mengenakan kerudung, hidung mancung, mata merkak (belok), bahasanya yang medok, dan tingkah lakunya, berpendidikan (kemampuan berpikir), kulit sawo matang, wajahnya yang terlihat manis, selalu berkerudung, ramah. Bagi perempuan Madura, peribahasa kecantikan seorang perempuan Madura ialah koneng kole’ (berkulit kuning), manis, raddin (cantik) dan Esak (cantik).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TIA AYU SAFITRI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Perempuan Madura, Komunikasi Intrapersonal, Makna, Cantik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18128 |
