TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (517kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9468-Pedoman Wawancara 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
Abstract
RINGKASAN
Husni Rodian Arief, NPM 120521100099, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, Skripsi ini tentang, Konstruksi Sosial Budaya Remo di Desa Tunjung, KecamatanBurneh, Kabupaten Bangkalan di bawah Bimbingan Hetti Muyaningsih, S. Sos, M. Kes.
Budaya remo adalah budaya yang sudah ada dalam masyarakat di Desa Tunjung, Kabupaten Bangkalan sejak dulu. Remo menjadi sebuah kebudayaan daerah yang sudah melekat pada masyarakat. Remo menjadi ciri khas bagi masyarakat Madura karena dimanapun masyarakat Madura berada, maka dari situ pula budaya remo ini akan terus berlangsung. Budaya remo memang sudah menjadi kebudayaan asli Madura dan sudah terkonstruk sejak dulu. Kontruksi sosial menjadi bukti bahwa remo dalam Madura memang ada sejak dulu. Inti dari konstruksi soal adalah dimana kebudayaan yang sudah ada dalam masyarakat dan ha tersebut sudah terkonstruk atau sudah ada dalam masyarakat dan dilakukan secara terus-menerus. Penelitian ini dilatarbelakangi semakin banyak masyarakat yang melakukan remo.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggali data dari lapangan dengan cara wawancara secara mendalam terhadap informan yang dipilih, observasi, dan dokumentasi. Setelah itu, data yang sudah diperoleh dari hasil wawancara kemudian dianalisa melalui tiga proses analisa yaitu triangulasi, yaitu yang pertama adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sesudah itu, peneliti melakuakn keabsahan data dengan triangulasi sumber. Penelitian ini berlokasi di Desa Tunjung Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan.
Hasil penelitian ini dideskripsikan melalui pemaparan berbagai informasi dari temuan data yang diperoleh selama ini. Hasil menemukan bahwa dalam budaya remo banyak sekali hal yang belum dijumpai oleh masyarakat pada umumnya. Dalam budaya remo, tata cara yang dilakukan beda dengan acara yang lainnya, seperti rangkaian acara dimulai dari ucapan terima kasih dari pihak yang menyelenggarakan remo, hiburan untuk anggota yang mengikuti remo, dan ramah tamah atau hidangan yang diberikan kepada seluruh anggota remo yang hadir. Tetapi meskipun ada perbedaan dari masing-masing tata cara dan hal lainnya tidak mempengaruhi inti dari adanya budaya remo tersebut.
Kata kunci: budaya remo, kontruksi sosial
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HUSNI RODIAN ARIEF |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | budaya remo ; kontruksi sosial |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 22:30 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:03 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17059 |
