TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Abstract-Toc.pdf
Download (150kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Chapter1.pdf
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (177kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (624kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Coclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26733-180521100067_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Lalu Ardi Wiranata. NIM 180521100067. 2022. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya. Universitas Trunojoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul tentang KONSTRUKSI SOSIAL TRADISI MERARIK KAWIN LARI (Studi Etnografi Pada Suku Sasak Di Desa Sade Lombok) Dosen Pembimbing Dr. Dra. Sri Hidayati, M.Si.rnrnTujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagimana Konstruksi Sosial masarakat adat Lombok,teori yang di gunakan dalam penelitian adalah teori Peter L Berger Konstruksi sosial,Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi Etnografi. Sumber data dari data primer dan sekunder, untuk teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian in bahwa Kawin lari biasanya diartikan sebagai bentuk perkawinan yang tidak didasarkan atas persetujuan lamaran orang tua, tetapi berdasarkan kemauan sepihak atau kedua belah pihak dari sepasang pemuda dan pemudi sebagai jalan keluar bagi mereka untuk menikah. Namun dalam tradisi masyarakat Sasak dimana tradisi kawin lari dikenal dengan merarik, kawin lari memiliki pemaknaan yang khas. Istilah merarik sendiri berasal dari kata dalam bahasa Sasak,di latar belakang tradisi merarik atau kawin lari di desa sasak Sade ialah, Hukum Adat Sasak Sade, legenda putri mandalika (putri nyale), untuk menghormati kaum perempuan Kawin lari atau merarik di latar belakang tradisi merarik atau kawin lari di desa sasak Sade ialah, Hukum Adat Sasak Sade, legenda putri mandalika (putri nyale), untuk menghormati kaum perempuanAlasan dalam mempertahankan merarik atau kawin lari dapat menimbulkan rasa kebersamaan di kalangan seluruh keluarga perempuan. Kawin lari juga diyakini sebagai bentuk rasa kehormatan atas harkat dan martabat keluarga besar perempuan. Dan yang terakhir untuk menjaga dan menghormati adat dan budaya leluhur.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LALU ARDY WIRANATA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Kawin lari tradisi kehormatan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 17:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15716 |
