TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (951kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (468kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (624kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36011-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (603kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggali lebih dalam mengenai sistem komunikasi intrapersonal meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berpikir pada mahasiswa Fakultas Pertanian di Universitas Trunojoyo Madura ketika menghadapi fase Quarter Life Crisis. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Informan merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian di Universitas Trunojoyo Madura dengan pengalaman fase Quarter Life Crisis yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan analisis data fenomenologi, serta teknik keabsahan data berupa triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem komunikasi intrapersonal pada informan melalui empat tahap. Tahap sensasi ditandai dengan munculnya perasaan tertekan, cemas, dan kecewa sebagai reaksi awal terhadap stimulus dari lingkungan akademik, sosial, maupun keluarga. Kemudian membentuk persepsi sebagai tekanan atau sebagai bagian dari proses kehidupan. Pada tahap memori, informan menggali pengalaman masa lalu sebagai bahan refleksi, seperti dukungan sosial, motivasi, atau ingatan akan kegagalan sebelumnya. Tahap berpikir menunjukkan adanya perbedaan antara mahasiswa laki-laki yang cenderung mengambil keputusan dengan pendekatan positif, sementara perempuan lebih dominan memendam permasalahan atau menghindari hal baru karena ketakutan akan kegagalan. Sistem komunikasi intrapersonal yang dikaji dalam perspektif teori Gestalt, menjelaskan bagaimana mahasiswa memaknai realitas melalui prinsip persepsi seperti proximity, similarity, dan closure. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi berperan penting dalam tahapan berpikir ketika menghadapi Quarter Life Crisis, serta persepsi dapat terbentuk oleh sensasi dan memori yang dialami sebelumnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AULIYA MAKRUFAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Sistem komunikasi intrapersonal; Quarter Life Crisis; mahasiswa; pertanian; Gestalt |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14799 |
