TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (428kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26414-170411100085_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnBawang merah merupakan komoditas sayuran yang mempunyai keunggulan serta paling dibudidayakan oleh petani, khususnya di Kabupaten Sumenep. Komoditas ini juga merupakan sumber pendapatan dan kesempatan kerja yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi wilayah. Salah satu faktor utama pengganggu produktivitas pada tanaman bawang merah disebabkan adanya serangan OPT atau Organisme Pengganggu Tanaman yaitu hama dan penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan diagnosis penyakit secara dini pada tanaman bawang merah memakai metode Fuzzy Tsukamoto. Dengan gejala yang akan didentifikasi pada tanaman bawang terdiri dari 21 gejala (fitur) dengan label berjumlah 8 yang merupakan hama dan penyakit. Manfaat penelitian ini adalah dengan ditemukannya beberapa gejala atau penyakit pada tanaman bawang merah, Petani bisa mengambil langkah baik yakni melakukan pencegahan dini terlebih dahulu agar penyakit tidak menyebar luas ke tanaman lain. Metode Fuzzy Tsukamoto digunakan untuk mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman bawang merah berdasarkan gejala-gejalanya yang tampak pada batang, daun dan umbi. Metode ini menggunakan aturan berbentuk IF-THEN yang direpresentasikan dengan himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan yang monoton. Hasilnya output berupa inferensi dari tiap-tiap aturan berdasarkan α-predikat. Kemudian hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot. Metode defuzzyfikasi yang digunakan dalam metode Tsukamoto dengan representasi kurva bahu dan kurva trapesium. Hasil penelitian yang disimpulkan oleh pakar metode Fuzzy Tsukamoto dapat diterapkan untuk mendiagnosis penyakit pada tanaman bawang merah. kemudian didapatkan perbedaan yang signifikan antara metode Fuzzy Tsukamoto yang menggunakan 2 anggota himpunan dan 5 anggota himpunan. yang mana pada percobaan tersebut diperoleh akurasi tertinggi 89,42% pada Fuzzy Tsukamoto dengan menggunakan 2 anggota himpunan sedangkan pada Fuzzy Tsukamoto dengan menggunakan 5 anggota himpunan memperoleh akurasi tertinggi 77,40% dari 10 kali percobaan pada masing-masing metode dengan setiap percobaan total data 208 inputan serangan.rnKata kunci : Bawang Merah, Fuzzy Tsukamoto, Penyakit dan hama bawang merah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD HISYAM MURSYID |
| Department | Informatika |
| Uncontrolled Keywords | Bawang Merah, Fuzzy Tsukamoto, Penyakit dan hama bawang merah |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Informatika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14495 |
