Pengembangan Asesmen Tes Diagnostik Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Materi Dasar – Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X di SMKN 1 Kwanyar

Saim, SA (2025) Pengembangan Asesmen Tes Diagnostik Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Materi Dasar – Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X di SMKN 1 Kwanyar. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.

[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Cover.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Cover.pdf

Download (861kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Abstract.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Abstract.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Chapter1.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-Chapter1.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-References.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37716-References.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)

Abstract

Dalam rangka mewujudkan Pendidikan yang lebih baik dan maju maka diperlukan adanya evaluasi yang menunjang proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kognitif siswa harus dilatih. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran dengan diterapkanya asesmen tes diagnostik dalam pembelajaran akan lebih mudah dalam melaksanakan evaluasi. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengembangkan asesmen tes diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka pada materi dasar - dasar jaringan komputer dan telekomunikasi kelas X di SMK. (2) mengetahui kelayakan asesmen tes diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka pada materi dasar - dasar jaringan komputer dan telekomunikasi kelas X di SMK. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (research and development) dengan model ADDIE. Data kuantitatif diperoleh dari angket yang diberikan kepada validator ahli materi, ahli konrtuksi, ahli bahasa dan ahli angket respon siswa. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari kritik dan saran yang diberikan oleh validator dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: (1) Pengembangan asesmen tes diagnostik melalui 3 tahap yaitu tahap uji validator, uji kelompok kecil, dan uji lapangan untuk mendapatkan instrumen yang layak. (2) berdasarkan uji asesmen tes diagnostik didapatkan hasil tingkat kevalidan dari 2 ahli materi, ahli materi 1 adalah 77,5% dengan kategori “cukup valid” dan hasil dari ahli materi 2 adalah 80% dengan kategori “cukup valid” ahli kontruksi 85% dengan kategori “sangat valid”. Ahli bahasa 90% dengan kategori “sangat valid”. Ahli angket respon siswa 93,3% kategori “sangat valid” siswa kelompok kecil 81,1% dengan kategori “sangat valid”. Kemudian dari uji butir soal didapatkan 2 soal tidak “valid” dan 8 soal “valid”, reliabilitas soal 0.623 sehingga reliabilitas dikategorikan ” tinggi”, taraf kesukaran dihasilkan 10 soal sedang dan daya pembeda soal dihasilkan 9 soal kurang baik serta 1 soal cukup. Untuk uji respon siswa diperoleh 80,94% dengan kategori respon “positif”. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa produk asesmen tes diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka pada materi dasar - dasar jaringan komputer dan telekomunikasi kelas X di SMK telah memenuhi nilai telaah soal, telaah isi, dan respon siswa. Berdasarkan keseluruhan data tersebut, asesmen tes diagnostik yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai instrumen untuk mendiagnosis kemampuan awal siswa dan membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Informatika
Depositing User: Tn Bondhan Endriawan
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:50
Last Modified: 10 Aug 2026 03:50
URI: http://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/75

Actions (login required)

View Item
View Item