TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (46kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (47kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34539-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Peran kiai sangat penting dalam menyelesaikan masalah ekonomi syariah di BMT. Mereka membantu menyelesaikan sengketa, seperti masalah perjanjian atau ketidak puasan hasil transaksi, dengan cara yang adil dan sesuai dengan ajaran Islam. Sebagai pemimpin yang dihormati, Kiai memastikan bahwa penyelesaian sengketa tidak hanya adil, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai agama dan tradisi setempat. Kiai membantu menjaga kedamaian dan memastikan ekonomi syariah berjalan dengan benar. Perkembangan ekonomi syariah yang semakin pesat, baik di tingkat nasional maupun global, membawa tantangan baru, salah satunya adalah potensi terjadinya sengketa ekonomi. Sengketa ini bisa muncul dari berbagai faktor seperti wanprestasi, perbuatan melawan hukum, atau ketidak puasan atas hasil transaksi ekonomi. Meskipun prinsip syariah menekankan keadilan dan kemaslahatan, praktik di lapangan bisa berbeda, sehingga dibutuhkan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif dan Peran Sang Guru Agung amatlah diperlukan dalam mengurai persoalan di lembaga BMT, sebab sesosok Guru Agung bisa dikatakan tetap dihormati dan dianggap pemimpin di kalangan rakyat. Ini menandakan bahwa Sang Guru Agung memancarkan daya pengaruh serta kekuatan kepribadian yang begitu kuat. Kiai berperan sebagai penengah yang mendengarkan semua pihak dengan sabar, memahami latar belakang masalah, dan memberikan solusi yang adil sesuai dengan prinsip islam. Pendekatan yang dilakukan mampu membantu para pihak yang bersengketa menemukan titik temu dengan lebih mudah, serta menumbuhkan rasa saling menghormati dan ikhlas dalam menerima hasil mediasi. Beliau tidak hanya bertindak sebagai mediator yang menyelesaikan penyelesaian secara hukum, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual. Prinsip musyawarah mufakat menjadi dasar proses penyelesain sengketa ekonomi Syariah di BMT UGT nusantara. Dalam setiap proses, beliau memastikan bahwa nilai Syariah tetap di utamakan. Peran Kiai bukan hanya menyelesaikan konflik ekonomi, tapi juga membantu pihak yang bersengketa menemukan ketenangan batin dan memahami bahwa setiap masalah yang dihadapi adalah bagian dari takdir Allah. Maksud pengejaran ilmu ini yaitu memaparkan perihal Fungsi Sang Kiai dalam Perantara Perbedaan Ekonomi Berlandaskan Syariah pada Lembaga Keuangan BMT. Tulisan ini memakai cara penggalian kualitas. Jalan pengumpulan informasi yang diambil adalah tanya-jawab, pengamatan, dan pencatatan bukti. Informasi yang terkumpul lalu diurai melalui penyusutan data, dilanjutkan dengan penyajian bukti, serta penjabaran hasil untuk mengurai Peranan Sang Kiai dalam Menyelesaikan Konflik Keuangan Syariah di Lembaga Keuangan Mikro UGT Nusantara.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM UKMIYATUL JENNAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Peran Kiai; Mediasi; Sengketa Ekonomi Syariah |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9952 |
