TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (644kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-BAB I .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7736-LAMPIRAN2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
Abstract
ABSTRAK
Riska Oktavia, 110541100087, Stabilitas Emosional Istri Yang Dipoligami (Studi Deskriptif Di Desa Jaddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan), Program Studi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura, Tahun 2015.
Halaman xxiii + 123, 31 Lampiran
Fenomena poligami saat ini menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat kita salah satunya di Desa Jaddih. Poligami adalah suami yang memiliki istri lebih dari satu. Seorang istri yang dipoligami mengalami emosi-emosi tertentu. Emosi tersebut sering muncul ketika para istri tersebut berhadapan dengan suami mereka yang menikah lagi. Kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi didalam dirinya terhadap rangsangan dari luar disebut dengan stabilitas emosional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana stabilitas emosional istri yang dipoligami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pemilihan sampel secara purposive sampling dan mendapatkan 3 subyek primer. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Analisis yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sebagai istri yang dipoligami mereka merasakan berbagai macam emosi seperti, kecewa, marah, cemburu, sedih, dan sakit hati. Berdasarkan tiga kriteria stabilitas emosi yang baik yakni emosi secara sosial yang dapat diterima dilingkungan sosial, di aspek ini istri yang dipoligami tidak menunjukkan emosinya didepan tetangganya namun menunjukkan emsoinya didepan suaminya. Aspek kedua yakni emosi dalam pemahaman diri, pada aspek ini istri yang dipoligami memahami diri mereka yang tidak dapat mengontrol emosinya. Dan aspek ketiga yakni emosi dalam penggunaan kecerdasan mental, pada aspek ini istri yang dipoligami mengungkapkan emosinya dengan berbagai tindakan seperti mengomel, bersikap acuh, menangis, sampai membanting barang. Dapat disimpulkan bahwasannya istri yang dipoligami tidak memenuhi tiga kriteria stabilitas emosional yang baik.
Kata kunci: Stabilitas Emosional, Istri, Poligami
Daftar Pustaka 32 (1983-2014)
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RISKA OKTAVIA |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Stabilitas Emosional, Istri, Poligami |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9947 |
