TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-ABSTRAK NURI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-COVER NURI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-BAB 5 NURI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-DAFTAR PUSTAKA NURI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7735-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
SAFINATUN NURI. Agresivitas Remaja Putri Akibat Tradisi Tan-mantanan Di
Desa Poteran, KecamatanTalango, KabupatenSumenep. Skripsi. Jurusan
Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura,
2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Agresivitas remaja
Akibat Tradisi Tan-mantanan dan faktor apa saja yang menyebabkan remaja
melakukan agresi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan tiga orang subjek dengan
karakteristik penelitian remaja yang melakukan tradisi tan-mantanan, remaja
akhir yang berusia 19-22 tahun, remaja yang melakukan pemberontakan untuk
membatalkan pertunangan, remaja perempuan dan remaja penduduk asli Desa
Poteran. Adapun penentuan sampel dalam penelitian menggunakan purposive
sampling, serta teknik pengambilan data menggunakan wawancara semi
terstruktur. Teknis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni
dengan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian gambaran agresivitas remaja akibat tradisi tan-mantanan.
1. Verbal aggression. subjek yang melakukan tradisi tan-mantanan melakukan
perlawanan kepada orang tua seperti mendesak orang tua, tunangan dan mertua
membatalkan pertunangan dan melakukan penghinaan kepada tunangan. 2. Anger
. Subjek melampiaskan bentuk kemarahannya seperti tidak melakukan
komunikasi dengan orang tua, tidak menghampiri tunangan pada saat berkunjung
kerumahnya dan subjek tidak mau tidur di rumahnya. 3. Hostility. Subjek yang
melakukan tradisi tan-mantanan semakin tidak menyukai orang tua, mertua dan
juga tunangan karena tetap mempertahankan pertunangan dan emosi subjek
semakin meningkat karena tunangan semakin memberikan perhatian kepada
subjek. 4. Physical agression. Subjek yang melakukan tradisi tan-mantanan
semakin melakukan perlawanan kepada orang tua dan juga tunangan seperti
menampar dan mendorong tunangan. Faktor pendukung agresivitas remaja akibat
tradisi tan-mantanan adalah 1. Faktor amarah. Subjek tidak menyukai sifat
tunangan. 2. Faktor belajar social alas an remaja melakukan agresi disebabkan
atas meniru teman-temannya yang berperilaku negatif untuk membatalkan
pertunangan.
Kata Kunci: Agresivitas, remaja yang melakukantradisitan-mantanan
Pustaka : 18 (2001-2014)
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SAFINATUN NURI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Agresivitas, remaja yang melakukantradisitan-mantanan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9943 |
