TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Abatract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (323kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25255-180521100047_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
Abstract
Sutriwana. 180521100047. Program Studi Sosiologi. Hiperrealitas Dalam Media Sosial Instagram (Studi Kasus: Penampilan Pengunjung Seduh Cafe, Pantai Kelapa, Kabupaten Tuban).rnTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Hiperrealitas di Dalam Media Sosial Instagram. Analisis teori yang digunakan adalah teori hiperrealitas, yang mana sudah tiada lagi perbedaan antara yang real (nyata) dan yang semu (buatan).rnPada penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan teknik dari Miles dan Huberman yang dibagi menjadi 3 alur yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Sedangkan untuk teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Untuk analisis teori pada penelitian ini meggunakan teori hiperrealitas dari Jean Baudrillard.rnHasil penelitian ini menunjukan Instagram misalnya, realitas tidak hanya bisa diceritakan, disebarluaskan saja, tetapi lebih jauh dapat membuat, memalsukannya, bahkan mensimulasikannya. Untuk itu Jean Baudrillard menilai bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi atau dampak sebagai akibat perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi, serta sebagai tanda runtuhnya era mordenitas. Sebab didalam tindakannya segalanya disimulasikan, namun dirinya tidak sadar bahwa telah masuk ke dalam ruang simulasi itu sendiri. Secara tidak sadar pengunjung Seduh Cafe ini telah mengotak-atik suatu realitas hingga menutupi realitas asli, yang karenanya sudah tiada lagi perbedaan antara yang real (nyata) dan yang semu (buatan). Sebab realitas buatan lebih meyakinkan dan telah menenggelamkan realitas yang asli itu sendiri.rnKata kunci: Hiperrealitas, Instagram.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUTRIWANA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Hiperrealitas, Instagram |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9917 |
