TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (888kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34519-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
Abstract
Skripsi ini mengangkat judul tentang Tradisi Otosan Sebagai Wujud Solidaritas Sosial Pada Masyarakat Desa Banyoneng Laok Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Dosen Pembimbing Dr. Ekna Satriyati., S.S., M. Hum.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tradisi otosan (utusan) sebagai wujud solidaritas sosial Masyarakat Di Desa Banyoneng Laok Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data primer dan skunder, untuk teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi otosan adalah praktik kolaboratif di Masyarakat Banyoneng Laok, di mana individu saling membantu antar satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama tanpa mengharapkan imbalan sepeserpun baik imbalan secara materi maupun nonmateri. tradisi otosan mencerminkan masyarakat yang bersifat tradisional, dengan penguatan kesadaran kolektif, pembagian kerja yang sederhana, serta kontrol sosial yang dilakukan melalui konsensus dan sanksi terhadap penyimpangan, yang semuanya bertujuan untuk mempererat hubungan antar individu dalam masyarakat. Sanksi sosial diberikan terhadap individu yang menyimpang dari norma-norma yang ada. Sanksi ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan dan integritas kelompok, serta memastikan bahwa solidaritas tetap terpelihara. Individu yang tidak mengikuti norma atau berperilaku menyimpang akan menghadapi stigma sosial yang bisa mempengaruhi status mereka dalam Masyarakat Desa Banyoneng Laok.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIDOI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi otosan;Solidaritas Sosial;Masyarakat Banyoneng Laok |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9878 |
