TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (569kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16030-150321100049_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (634kB)
Abstract
Kabupaten Sumenep merupakan salah satu kabupaten di Madura yang memiliki program swasembada pangan dan optimis dalam mencapai target yang telah ditentukan setelah berhasil menanam padi di lahan kering seluas 40 hektar. Didukung oleh kontribusi sektor pertanian Kabupaten Sumenep terhadap PDRB yang memiliki kontribusi tertinggi dibandingkan dengan sektor lainnya. Tentunya hal itu tidak akan terlepas dari komoditas unggulan yang dimiliki oleh Sumenep. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan sub sektor tanaman pangan dan strategi pengembangannya di Kabupaten Sumenep. Metode analisis menggunakan pendekatan Location Quetient (LQ) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai penentuan prioritas strateginya. Yaitu dengan menggunakan 14 responden kunci (Purposive) berdasarkan karakteristik tertentu yang ada di lingkup Kabupaten Sumenep. Hasil LQ menunjukkan bahwa komoditas unggulan sub sektor tanaman pangan di Kabupaten Sumenep yaitu Jagung dengan rata-rata LQ (2,07) dan Kacang Hijau dengan rata-rata LQ (6,96). Dimana kontribusi komoditas jagung sebesar 54,52% dan kacang hijau sebesar 1,78%. Hal tersebut dikarenakan faktor kesesuaian lahan, sebesar 55,8% dinyatakan sesuai, 17,2% sangat sesuai dan hanya 25,3% dikatagorikan tidak sesuai untuk budidaya jagung. Sedangkan prioritas utama dalam mengembangkan jagung sebagai komoditas unggulan sub sektor tanaman pangan di Sumenep adalah dengan memperhatikan dan memperbaiki aspek budidaya (On farm) dengan nilai bobot 0,30 dengan alternatif strategi yang diutamakan yaitu penggunaan benih unggul hibrida (0,49) yang terbukti memberikan dampak positif untuk peningkatan kesejahteraan pendapatan petani terlebih dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah Kabupaten Sumenep.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAZILATUR ROHMAH |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Komoditas Basis;Tanaman Pangan;Kabupaten Sumenep;AHP |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 20:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9877 |
