TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4599-090311100007-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
Abstract
ABSTRAK
Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang tumbuh di dataran tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi buncis berupa penyesuaian lingkungan yang dapat dilakukan dengan pengaturan kerapatan tanam serta pemilihan varietas unggul berhubungan erat dengan kemampuan adaptasi. Salah satu varietas yang dapat diintroduksikan dapat di tanam pada daerah dataran rendah sampai tinggi adalah varietas TW-17 dan Gravo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui varietas dan kerapatan tanam terbaik yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil buncis pada daerah dataran rendah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial dengan dengan empat ulangan. Faktor pertama yaitu kerapatan tanam yang didekati dengan jarak tanam, terdiri dari 4 taraf (50X20, 40X20, 30X20, 20X20 cm), sedangkan faktor kedua yaitu jenis varietas terdiri dari 2 taraf (varietas Gravo dan TW-17). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kerapatan tanam dan varietas buncis berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman serta variabel jumlah cabang. Pada variabel jumlah daun, jumlah polong, bobot segar polong setiap tanaman, bobot segar polong per Ha dan bobot kering polong tidak berpengaruh nyata namun variabel tersebut di pengaruhi oleh masing-masing perlakuan. Perlakuan kerapatan tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang dan bobot basah tanaman. Perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan jumlah polong setiap tanaman, bobot segar polong, maupun bobot segar polong per ha pada saat panen. Produktivitas buncis varietas Gravo di tempat penelitian sebesar 887,30 kg/ha, sedangkan varietas TW-17 sebesar 3177,7 kg/ha
Kata kunci : Buncis, kerapatan tanam, pertumbuhan dan produktivitas
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEVI YULIANTI PERMATA SARI HS |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Buncis, kerapatan tanam, pertumbuhan dan produktivitas |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 13 Oct 2026 23:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:43 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/977 |
