TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Chapter (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Chapter (2).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Chapter (3).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Chapter (4).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16002-140411100016_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Padi merupakan tanaman pangan yang diamati oleh Dinas Pertanian dan paling banyak terserang penyakit. Dalam penanganannya terdapat beberapa kendala diantaranya keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang semakin meningkat. Keberadaan OPT seperti penggerek batang, tikus, penyakit blas, dsb, dapat menyebabkan kerusakan mutlak dan kerusakan tidak mutlak. Namun untuk mengetahui intensitas kerusakan mutlak dan kerusakan tidak mutlak yang diamati, petugas lapangan melakukan perhitungan dengan cara tradisional tanpa adanya system dan belum adanya pemetaan yang digunakan sebagai alat pendukung pengendalian serangan OPT. Oleh karena itu, perlu dibuatkan sistem pemetaan intensitas kerusakan berdasarkan serangan OPT. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa sistem ini dapat membantu pihak petugas lapangan untuk mengetahui intensitas kerusakanan dan mengetahui pemetaan intensitas kerusakan sebagai media informasi untuk memberikan kebijakan pengendalian serangan OPT. Berdasarkan hasil uji coba sistem dengan melakukan kuisioner untuk mengetahui kelayakan sistem, maka didapat hasil kuisioner kelayakan bagi petugas dan admin sebesar 82%, sedangkan hasil kuisioner kelayakan bagi masyarakat (umum) sebesar 83%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil dari kedua kuisioner memiliki tingkat kelayakan dalam mengetahui hasil intensitas kerusakan dan pemetaan intensitas kerusakan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MONIKA PURWA NINGRUM |
| Department | Informatika |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci : Padi, OPT, Intensitas kerusakan, Kerusakan mutlak, kerusakan tidak mutlak, Pemetaan. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Informatika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 19:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:54 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9761 |
