TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (939kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15939-150311100086_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
Abstract
Plutella xylostella L. merupakan hama penting pada tanaman golongan Brassica yang sangat merugikan. Pengendalian terhadap hama tersebut umumnya masih banyak yang menggunakan insektisida sintetik. Alternatif untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh pengendalian secara kimia, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan organik. Banyak jenis tumbuhan yang diketahui berpotensi sebagai insektisida nabati, salah satunya adalah Mahoni (Swietenia mahagoni L.). Daun, biji, dan kulit batang mahoni mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid yang bersifat racun terhadap hama Plutella xylostella L. Biji mahoni merupakan bagian yang paling beracun dengan adanya senyawa swietenin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LC50,90 dan LT50,90 dari perlakuan aplikasi daun, biji, dan kulit batang mahoni yang di ekstrak menggunakan etil asetat. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini 2.5%, 5%, 7.5% dan 10% dengan 30 larva instar 3 tiap toples perlakuan. Penelitian ini menggunakan analisis probit pada SPSS 16.0. Ekstrak yang lebih efektif membunuh larva Plutella xylostella L. adalah biji mahoni dibandingkan ekstrak daun dan kulit batang mahoni, karena konsentrasi yang dibutuhkan lebih rendah dan waktu yang dibutuhkan lebih singkat terhadap mortalitas larva Plutella xylostella L. sebesar 50% dan 90% yaitu membutuhkan konsentrasi sebesar 2.87% dan 8.28% dengan waktu 4 jam dan 48.5 jam.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KAUTSAR BANI SABRATA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Plutella xylostella L., insektisida, Swietenia mahagoni L., mortalitas, LC50,90 dan LT50,90. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 19:13 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9488 |
