TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-Kesimpulan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (723kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (926kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-BAB l.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-Abstrack.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15906-cover e.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (853kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna tradisi bubak kawah dalam pernikahan adat jawa, dalam penelitian ini menggunakan teori intraksionisme simbolik dari Herbert Blumer, penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi, jenis data yang di gunaka dalam penelitian menggunakan data Primer dan data Sekunder, teknik penentuan informan menggunakan Proposiv Sempling, teknik keabsahan data menggunakan Trianggulasi Sumber.
Hasil penelitian ditemukan proses upacara tradisi bubak kawah dalam acara pernikahan adat jawa di kalangan masyarakat Desa Mojokendil ternyata mengandung makna religius dan spiritual. Hal tersebut dapat dilihat dari makna dan simbol-simbol yang digunakan dalam tradisi bubak kawah. Misal makna tradisi bubak kawah tersebut agar kemanten selalu diberikan keharmonisan dalam berumah tangga, kelancaran rezeki, kesehatan , dan segera diberi mongmongan dan apabila nanti gak melaksanakan tradisi tersebut maka akan ada musibah yang menimpa keluarga. Sedangakan simbol-simbol yang digunakan dalam tradisi bubak kawah misalnya dua kendi putih sebagai tanda kedua orang tua, isi dalam kendi yang berisikan hasil bumi seperti polowijo, umbi-umbian, pisang dan sebaginya merupakan tanda sebagi rezeki yang di berikan orang tua kepada anak, barang polowijo kawak (lama) sebagai tanda agar kemanten bisa harmonis seperti kemanten terdahulu. Makna-makna yang terkandung dalam tradisi mbubak kawah dan juga simbol-simbol yang dipakai dalam menjalankan tradisi bubak kawah tidak lepas dari argumen masyarakat yang menyatakan bahwa suatu benda tersebut memiliki nilai tertentu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH, FATKAH ARIPIN |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Makna;Tradisi;Bubak Kawah |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9342 |
