TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (605kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-referrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25091-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (612kB)
Abstract
Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) adalah hari perayaan untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja secara online. Harbolnas di Indonesia dimulai pada tanggal 12 Desember 2012 atau biasa disebut dengan 12.12. Dengan adanya Harbolnas dengan terdapat diskon besar-besaran membuat konusmen khususnya para mahasiswa lazimnya akan antusias dalam berbelanja hingga berlebihan. Semua kegiatan, tindakan serta proses psikologi yang mendorong tindakan tersebut sebelum membeli merupakan perilaku konsumsi. Islam tidak memisahkan ekonomi dan etika, sebagaimana tidak memisahkan ilmu dan akhlaq, politik dan etika. Tidak ada kebebasan tanpa kendali dalam Islam. Oleh karena itu tidak ada kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi yang tidak terikat dengan buhul akidah dan etika mulia, di samping itu juga dengan hukum-hukum Islam. Mahasiswa sebagai konsumen muslim harus menghindari dari sesuatu yang haram atau terlarang, dan tidak boleh bersikap berlebih-lebihan meskipun apa yang dikonsumsi itu halal. Terdapat kaidah-kaidah terpenting dalam etika konsumsi dalam Islam sepeti kaidah alamiah, kaidah Ilmiah, kaidah kuantitas, kaidah sosial dan lainnya.rnPenelitian ini adalah penelitian kulitatif dengan pendekan fenomenologi. Kekuatan fenomenologi terletak pada kemampuannya untuk membantu peneliti memasuki bidang persepsi orang lain untuk memandang kehidupan sebagaimana dilihat oleh orang-orang tersebut. Sumber data primer yang digunakan dari hasil wawancara semi terstruktur dari mahasiswa Fakultas KeIslaman UTM, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen seperti buku, web, artikel. Hasil dari penelitan ini adalah etika konsumsi yang diterapkan oleh mahasiswa Fakultas KeIslaman UTM beberapa masih belum sesuai dengan ajaran Islam yaitu melakukan pembelian dengan tujuan untuk memanfaat promosi yang ada dan melakukan pembelian untuk memenuhi keinginan mahasiswa hingga dalam mengambil keputusan pembelian yang dilakukan secara spontan. Selebihnya sikap mahasiswa dalam melakukan pembelian di Harbolnas sudah sesuai dengan etika dalam konsumsi dalam Islam. Mahasiswa Fakultas Keislaman memperhatikan kehalalan produk yang akan dibelinya. Dengan cara memeriksa apakah produk tersebut sudah mempunyai label halal atau tidak. Sikap ini tentu sudah sesuai dengan ajaran Islam dimana seorang muslim wajib mengkonsumsi yang halal. Salah satu ayat al-Quran yang berbicara anjuran memakan makanan halal dan baik (toyyib) adalah surah QS. al-Baqarah ayat 168.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SALSABILA OKTA RACHMAWATI |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Etika Konsumsi dalam Islam, Perilaku Konsumen dalam Islam, Harbolnas |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9315 |
