TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25079-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
Abstract
CV. Jaya Buring Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bumbu dapur cepat saji yang memproduksi lada bubuk yang berlokasi di desa Mejoyo, Kabupaten Mojokerto. CV. Jaya Buring Nusantara membutuhkan bahan baku lada kurang lebih sebanyak 1 ton. Berdasarkan hasil wawancara dengan penanggung jawab produksi diketahui perusahaan sering kali mendapat permasalahan mengenai kerusakan bahan baku yang didapat dari supplier hingga keterlambatan pengiriman. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik perusahaan diketahui bahwa perusahaan tidak mengetahui letak penyebab terjadinya kerusakan bahan baku sedangkan menurut salah satu pekerja pada bagian produksi penyebab kerusakan bahan baku lada bubuk dapat terjadi mulai pada proses packaging dan proses pengiriman dari supplier ke perusahaan. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan suatu analisis risiko pada proses bisnis dalam rantai pasok lada bubuk sehingga kemudian dapat dibuat tindakan mitigasi untuk meminimalisir risiko menggunakan metode House Of Risk (HOR). Hasil identifikasi risiko didapat 20 kejadian risiko (risk event) dan 17 penyebab risiko (risk agent). Berdasarkan hasil pengolahan data pada HOR fase pertama didapat nilai Aggregate Risk Potential (ARP) yang kemudian di-input ke dalam diagram pareto sehingga didapat enam risk agent prioritas, yaitu kurangnya SOP dalam proses produksi (A7), kerusakan bahan baku saat proses pengiriman (A6), kurangnya disiplin perawatan mesin packaging (A12), adanya benturan antar produk saat pengiriman (A15), tidak adanya prosedur pengecekan saat pengiriman (A17), dan adanya kerusakan mesin packaging (A11) dengan nilai presentase ARP berturut-turut sebesar 18%, 13%, 13%, 13%, 11%, dan 10%. HOR fase kedua dilakukan identifikasi tindakan mitigasi terhadap masing-masing risk agent prioritas dan didapat 11 tindakan mitigasi. Hasil perhitungan Effecttiveness to Difficulty (ETD) pada masing-masing tindakan mitigasi kemudian di-input ke dalam diagram pareto sehingga diketahui enam tindakan mitigasi yang menjadi prioritas, yaitu membuat SOP dalam proses produksi (PA1), membuat kebijakan ganti rugi terhadap supplier (PA3), melakukan penjadwalan perawatan mesin packaging (PA4), memilih material packaging yang kuat (PA6), melakukan pengawasan pada saat bongkar muat (PA9), dan melakukan proses penyusunan atau penempatan barang yang baik (PA7) dengan nilai presentase ETD berturut-turut sebesar 18%, 13%, 13%, 13%, 11% dan 9%. Proses bisnis yang membutuhkan penerapan terhadap tindakan mitigasi terdiri dari 13 proses bisnis.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TENGKU FAHRIZAL ARBI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | proses bisnis; kejadian risiko (risk event); penyebab risiko (risk agent); Aggregate Risk Potential (ARP); tindakan mitigasi; Effectiveness to Difficulty (ETD |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9268 |
