TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (852kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34330-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
Abstract
Mukhamad Arif 1905221100131, Program Studi Sosiologi Fakultas IlmurnSosial Dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura. Skripsi ini membahas tentang Konstruksi Sosial Tradisi Mintu Pada Masyarakat Desa Pakem Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konstruksi sosial pada tradisi Mintu yang ada di Desa Pakem Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial yang dikemukakan oleh Peter Berger dan Thomas Luckman. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancararnmendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan metodernpurposive sampling. Sedangkan untuk menganalisis data yang telah diperolehrndilapangan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap tradisi Mintu yang ada di Desa Pakem dengan menggunakan teori konstruksi sosial Peter Berger terdapat tiga poin penting atau yang disebut sebagai tiga dialektika Berger yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi. Hasil dari eksternalisasi atau dalam teori Peter L Berger yaitu momen adaptasi diri dengan dunia sosio kultural yaitu bahwa masyarakat Desa Pakem mencoba untuk menyesuaikan dirinya terhadap tradisi Mintu yang mana tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun dan dianggap penting sehingga kita harus menerima dan menyesuaikan terhadap Mintu. Poin yang kedua yaitu objektifikasi yang disebut oleh Berger yaitu interaksi diri dengan dunia sosio kultural didalam momen ini ditemukan hasil bahwa hasil yang telah dicapai didalam objektifikasi berupa mental atau fisik yang mana dalam tradisi Mintu kita menganggap dan meyakini bahwa tradisi Mintu penting serta nilainya tidak bertetangan dengan nilai yang berkembang di Desa. Poin yang ketiga yaitu internalisasi didalam tahap ini individu mengidentifikasikan diri dengan dunia sosio kultural, masyarakat Desa Pakem mengidentifikasikan melalui sosiologi primer dan sekunder serta adanya indentifikasi tersebut terbentuk penggolongan sosial.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUKHAMAD ARIF |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konstruksi Sosial Tradisi Mintu |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9188 |
