TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (798kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7521-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
Abstract
ABSTRAK
Lemahnya pengawasan terhadap pola penangkapan ikan khususnya di laut berakibat terhadap sistem penegakan hukum diwilayah laut, khususnya terhadap penggunaan alat penangkapan ikan. Pada kondisi inilah peran masyarakat dan pemerintah serta penegak hukum baik polisi, kejaksaan dan pengadilan dalam menangani hal tersebut, khususnya peran SATPOLAIR Polres Sampang sangat dibutuhkan sebagai media penanggulangan dan pencegahan terhadap tindakan pelanggaran tersebut yang dapat mengganggu kelestarian sumber daya ikan dan lingkungannya, serta semua potensi yang ada. Hal ini menarik untuk diteliti karena adanya aturan baru yang melarang tentangtang penggunaan alat penangkapan ikan menggunaan alat tangkap pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine net) kebanyakan telah digunakan oleh para nelayan lokal di seluruh Indonesia termasuk masyarakat di Kabupaten Sampang juga telah mengunakannya sejak beberapatahun ini.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan mentode penelitian empiris, dengan berdasarkan fenomena hukum masyarakat atau fakta sosial yang terdapat dalam masyarakat. Dalam penelitian ini difokuskan terhadap perilaku atau tindakan yang dilakukan oleh Satpolair Polres Sampang dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penggunaan alat tangkap ikan terlarang di Kabupaten Sampang, dengan metode pendekatan yuridif empiris atau sosiologi hukum, dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara langsungdan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menjelaskan tentang Upaya Pe-emtif yaitu adanya koordinasi dengan dinas kelautan, perikanan dan peternakan kabupaten sampang serta dengan TNI anggkatan laut serta adanya pendekatan terhadap tokoh masyarakat nelayan di kabupaten sampang. Upaya Preventifnya melakukan sosialisasi dipulau mandangin sebanyak dua kali, selain itu mereka melakukan sosialisasi langsung di laut kepada nelayan yang tidak berkesempatan hadir pada waktu tersebut, dalam melakukan sosialisasi langsung dilaut mereka melakukan patroli di perairan sampang mulai dari wilayah selatan hingga wilayah utara. dan Upaya Represif penangkapan nelayan yang melakukan penanggkapan ikan dengan menggunakan alat penangkapan ikan yang terlarang penangkapan nelayan yang melakukan penanggkapan ikan dengan menggunakan alat penangkapan ikan yang terlarang dan mengamankan alat penangkapan ikan yang dilakukan oleh Satpol air Polres Sampang. Serta Kebijakan Dinas Kelaitan, Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Sampang yang mengadakan suatu operasi atau patroli laut yang disebut dengan istilah KAMLADU ( Keamanan Perikanan dan Kelautan Terpadu ).
Kata Kunci: Ikan – Alat Tangkap - Penanggulangan - Pencegahan – Kebijakan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAHMUD |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Ikan – Alat Tangkap - Penanggulangan - Pencegahan – Kebijakan. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9170 |
