TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (588kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (493kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25027-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (924kB)
Abstract
Cabe jamu merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Cabe jamu setelah dipanen akan langsung dikeringkan karena umumnya dijual oleh petani dalam keadaan kering. Sebelum proses pengeringan cabe jamu, para petani cabe jamu umumnya melakukan proses pendahuluan (blanching). Proses blanching dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat laju pengeringan. Berdasarkan hal tersebut maka perlu di lakukankannya penelitian lanjutan untuk mengetahui perlakuan blanching yang tepat sehingga mendapatkan kualitas cabe jamu yang lebih baik dengan waktu pengeringan yang lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai dari susut bobot, warna, kadar air, laju pengeringan dan kadar piperin dari cabe jamu setelah mendapatkan perlakuan suhu dan waktu blanching yang berbeda, yaitu suhu blanching 70 ± 2°C dan 80 ± 2°C serta waktu 3, 6, dan 9 menit. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Tersarang. Hasil dari penelitian ini, yaitu suhu blanching berpengaruh signifikan terhadap susut bobot cabe jamu. Suhu dan waktu blanching berpengaruh signifikan terhadap kadar air, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap warna. Cabe jamu dengan perlakuan blanching suhu 80°C waktu 9 menit memiliki kadar piperin tertinggi sebesar 2,87%, serta memilki laju pengeringan yang lebih cepat dibandingkan perlakuan lainya. Hal tersebut menujukkan bahwa semakin tinggi suhu dan semakin lama waktu blanching semakin cepat. laju pengeringan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. TSABIT ABDULLAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Cabe jamu;blanching;mutu;piperin |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 18:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/9072 |
