KARAKTERISASI MORFOLOGI BEBERAPA KULTIVAR KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L.) DI MADURA

ATHIRA NORMANDITA ZAHRA, ANZ (2026) KARAKTERISASI MORFOLOGI BEBERAPA KULTIVAR KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L.) DI MADURA. S1 thesis, Universitas Trunodjoyo Madura.

[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Abstract.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Abstract.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Cover.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Cover.pdf

Download (595kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Chapter1.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Chapter1.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Conclusion.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-Conclusion.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-References.pdf] Text
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41668-References.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)

Abstract

Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) merupakan jenis kacang-kacangan lokal yang mempunyai prospek menguntungkan di masa depan dalam bidang pangan, pakan, industri, kesehatan dan pupuk hijau. Tanaman kacang tunggak secara alami dapat beradaptasi pada lahan kering dan lahan marginal sehingga memungkinkan dapat dikembangkan di lahan kering lainnya di Indonesia (Wahyudi et al., 2022). Madura merupakan pulau dengan lahan kering dengan tingkat persentase sebesar 80% dari keseluruhan lahan dan termasuk ke dalam lahan kering beriklim kering. Pengembangan budidaya kacang tunggak masih terbatas, hal tersebut dikarenakan masalah teknologi budidaya seperti penggunaan bibit unggul dan kebutuhan unsur hara. Hasil dari karakterisasi pada tanaman kacang tunggak dapat digunakan untuk mengetahui aksesi mana yang memiliki karakter baik sehingga dapat dijadikan sebagai sumber gen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026 sampai dengan Mei 2026. Penelitian ini dilakukan di dua tempat yaitu di Lahan Hortikultura Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan sebagai tempai penyemaian benih dan penanaman benih kacang tunggak serta Laboratorium Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura sebagai tempat pengamatan. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 5 kultivar dari 4 lokasi berbeda yaitu Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antar kultivar kacang tunggak Madura, terdapat hubungan kekerabatan antara kultivar kacang tunggak Sumenep dan Pamekasan serta adanya hubungan searah antara parameter jumlah polong masak dengan hari menuju polong masak dan hubungan berlawanan antara parameter panjang polong dengan jumlah polong per tandan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Yunus Triyoga
Date Deposited: 25 Sep 2026 09:01
Last Modified: 25 Sep 2026 09:01
URI: https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/90

Actions (login required)

View Item
View Item