PEMELIHARAAN PADA TANAMAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereuspolyrhizus) di PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU, MALANG

Duhita Nirvana (2021) PEMELIHARAAN PADA TANAMAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereuspolyrhizus) di PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU, MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24989-180311100008-Duhita Nirvana.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24989-180311100008-Duhita Nirvana.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Buah naga atau dragon fruitatau lazim disebut pitaya merupakan salah
satu tanaman yang sudah di kenal banyak oleh kalangan masyarakat. Buah
naga tergolong dalam tanaman kaktus yang hidup di daerah kering dan agak
berpasir. Buah yang termasuk dalam kelompok kaktus atau family cactacea ini
sangat digemari oleh masyarakat yaitu untuk keperluan konsumsi. Rasa buah
naga yang manis dan segar dengan jenis daging buah warna merah atau putih,
serta buah naga ini mengandung berbagai manfaat obat yang baik untuk
kesehatan tubuh.
Buah naga mengandung cukup manfaat bagi kesehatan diantaranya
sebagai penyeimbang kadar gula darah, membersihkan darah, menguatkan
ginjal, menyehatkan lever, perawatan kecantikan, menguatkan daya kerja otak,
meningkatkan ketajaman mata, mengurangi keluhan panas dalam dan
sariawan, menstabilkan tekanan darah, mengurangi keluhan keputihan,
mengurangi kolesterol, mencegah kanker usus serta mencegah sembelit dan
memperlancar feses. Selain kandungan vitamin C yang tinggi, buah naga
mengandung 80% air. Zat nutrisi lain yang terkandung dalam buah naga ialah
serat, kalsium, zat besi, fosfor, karatenoid dan nutrisi lainnya yang baik untuk
kesehatan tubuh.
Banyak permintaan konsumen terhadap buah naga, maka prospek
pengembangan penanaman buah naga masih terbuka luas, yang tentunya
membutuhkan penyediaan bibit yang cukup berkualitas serta tepat waktu
produksinya dan pemenuhan kebutuhan akan Buah naga dapat terpenuhi
dengan
baik. Sehingga perlu dilakukan tindakan perbanyakan buah Naga.Tanaman
buah naga dapat diperbanyak dengan menggunakan biji maupun stek. Petani
pada umumnya memilih perbanyakan dengan stek karena menghasilkan bibit
dalam waktu yang singkat dibandingkan dengan biji. Penyetekan merupakan
cara pembiakan tanaman dngan menggunakan bagian-bagian vegetatif yang
dipisahkan dari induknya, sehingga mempunyai sifat yang menyerupai
tanaman induknya. Perbanyakan vegetatif yang digunakan dan terbukti berhasil pada tanaman buah naga adalah dengan stek batang atau cabang
Tanaman buah naga (Hylocereus sp.) dapat tumbuh baik diberbagai
jenis tanah dan sedikit tahan kekeringan. Tanaman buah naga menghendaki
tanah yang subur dan berstruktur gembur, dengan drainase yang baik pH tanah
atara 6,3 6,8 dan kaya akan kandungan bahan organik. Tanaman ini
membutuhkan sinar matahari penuh dan curah hujan tidak lebih tinggi dari 2500
mm/tahun. Tanaman buah naga dapat dikembangkan di dataran rendah

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Duhita Nirvana
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords NAGA MERAH; PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU, MALANG
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 17:50
Last Modified 24 Oct 2026 16:53
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8942

Actions (login required)

View Item
View Item