TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (598kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (687kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (643kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34250-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
Abstract
Telegram merupakan media sosial yang memiliki fitur anonymous chat dirnmana fitur tersebut bersifat rahasia. Sifat rahasia ini menjadikan pengguna fitur anonymous chat tersebut mendapatkan dampak negatif karena ketika mengungkapkan terkait diri di dalam anonymous chat ini disalah gunakan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran self-disclosure pengguna fitur anonymous chat di telegram yang berujung cyber harassment. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling di mana sumber data berjumlah tiga orang yaitu FM, HN, dan GS yang memiliki kriteria di antaranya perempuan, pengguna fitur anonymous chat, remaja berusia 13-21 tahun, melakukan self-disclosure, dan mendapatkan perilaku cyber harassment. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model stake, di mana terdiri dari empat tahapan yaitu pengumpulan kategori, interpretasi, membentuk pola, dan mengembangkan generalisasi naturalistic. Credibility dari penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini yaitu self-disclsoure di fitur anonymous chat berdampak negatif karena fitur anonymous chat membuat penggunanya yang melakukan self-disclosure menjadi korban kejahatan di dunia maya berupa cyber harassment. Hal tersebut terjadi karena beberapa hal diantaranya yaitu korban berjenis kelamin perempuan, salah tempat dalam melakukan self-disclsoure, kurangnya pemahaman terkait fitur anonim, dan oversharing. Cyber harassment yang didapat korban berupa flaming dan revenger porn.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YESSI ISNAINI SYAFAR |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Self-disclosure, Cyber Harassment, Anonymous Chat, Telegram |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 17:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8901 |
