RESILIENSI SOSIAL MASYARAKAT PETANI PADI MELALUI TRADISI IRUTAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KEDUNGMENTAWAR KECAMATAN NGIMBANG KABUPATEN LAMONGAN

LISTYA DEWI SURYA (2022) RESILIENSI SOSIAL MASYARAKAT PETANI PADI MELALUI TRADISI IRUTAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KEDUNGMENTAWAR KECAMATAN NGIMBANG KABUPATEN LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Abstract_TOC.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (49kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (261kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (125kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (21kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24977-180521100074_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)

Abstract

Listya Dewi Surya 180521100074, Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Resiliensi Sosial Masyarakat Petani Padi Melalui Tradisi Irutan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Kedungmentawar Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Dosen Pembimbing Dr. Ekna Satriyati, S.S, M.HumrnTujuan dari adanya penelitian ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana resiliensi sosial masyarakat petani padi pada Tradisi Irutan pada masa Pandemi covid-19. Hal ini sejalan dengan profesi masyarakat Desa Kedungmentawar yang cenderung berprofesi sebagai petani dan mengikuti Tradisi Irutan. Menggunakan teori resiliensi sosial sebagai pisau analisis untuk menjelaskan fenomena Tradisi Irutan yang dilakukan oleh masyarakat petani padi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan secara studi kasus. Teknik dalam menentukan informan terkait, yaitu menggunak porposive sampling dengan tujuan agar pencarian data lebih terfokus dan mendalam. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun metode keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.rnHasil dari penelitian ini yaitu, dampak Pandemi Covid-19 pada proses bertani yang memunculkan sebuah ketahanan sosial sebagai upaya beradaptasi dalam keadaan yang sulit melalui Tradisi Irutan. Tradisi Irutan merupakan Tradisi irit, urut dan bergantian. Irit dalam pengeluaran tanaga dan modal, urut sebab dikerjakan secara berurutan sesuai dengan konsensus yang disepakati dan bergantian dikerjakan secara bergantian sejumlah petani yang mengikuti Tradisi tersebut. Resiliensi pada tahap Ndaut, Tandur dan Matun ditandai dengan banyaknya tenaga yang dibutuhkan sehingga memerlukan Tradisi Irutan dalam proses pengerjaanya. Hal ini dikarenakan Pandemi Covid-19 yang membuat menurunnya pendapatan petani padi. Resiliensi pada tahap Genten dapat ditandai dengan berubahnya sistem, yang awalnya membayar menjadi tolong menolong secara suka rela. Resiliensi pada tahap Ani-ani lebih menekankan pada kerja sama dalam proses panen tanpa mengharuskan berapa upah berupa bawon yang diberikan kepasa peserta irutan. Selain itu terdapat resiliensi individu yaitu pertama hutang perorangan, dilakukan pada tetangga atau saudara yang dianggap memiliki uang lebih. Kedua hutang bank, hal ini dilakukan sebab dianggap lebih mudah dan mampu untuk membayar. Ketiga hutang ke koperasi desa, dilakukan ketika kebutuhan dalam situasi yang genting dan mendesak. Keempat menjual hewan ternak, dilakukan untuk mencukupi kebutuhan dan tabungan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Kelima menjual hasil panen lalu, dianggap lebih efektif sebab minim risiko. Adanya Tradisi Irutan sebagai resiliensi sosial ternyata mampu menjadi solusi bersama dalam menghadapi kondisi genting pada saat Pandemi Covid-19, sehingga masyarakat mampu beradaptasi dan tetap melanjutkan proses bertani pada masa Pandemi Covid-19.rnKata Kunci : resiliensi sosial, petani padi, Tradisi Irutan, Pandemi covid-19

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
LISTYA DEWI SURYA
Department Sosiologi
Uncontrolled Keywords resiliensi sosial, petani padi, Tradisi Irutan, pandemi covid-19.
Divisions Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 17:41
Last Modified 24 Oct 2026 16:53
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8887

Actions (login required)

View Item
View Item