TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (954kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (666kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34231-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAKrnAmpo, makanan tradisional yang terbuat dari tanah liat, merupakan bagian dari kekayaan budaya yang masih dipraktikkan oleh masyarakat di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Ampo tidak hanya menjadi simbol kearifan lokal, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, di tengah globalisasi dan modernisasi, keberlanjutan ampo sebagai pengetahuan tradisional menghadapi ancaman, baik dari kurangnya pengakuan hukum maupun eksploitasi pihak luar. Perlindungan hukum terhadap ampo menjadi urgensi untuk menjaga warisan budaya ini agar tetap lestari dan terlindungi.rnPenelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan bersumber dari studi literatur, peraturan perundang-undangan, dan wawancara dengan masyarakat lokal Desa Bektiharjo serta Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban. Fokus utama penelitian adalah mengkaji perlindungan hukum ampo sebagai pengetahuan tradisional berdasarkan kerangka hukum yang ada di Negara Indonesia, baik Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Perundang-Undangan Hak Kekayaan Intelektual.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ampo telah dikenal secara luas sebagai bagian dari tradisi lokal, belum ada langkah konkret dari pemerintah atau masyarakat untuk mendaftarkannya sebagai pengetahuan tradisional yang dilindungi. Kurangnya kesadaran hukum dan minimnya advokasi menjadi faktor penghambat utama dalam proses ini. Penelitian ini merekomendasikan adanya upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk melindungi ampo melalui mekanisme hukum yang tersedia.rnKata Kunci : Ampo, Pengetahuan Tradisional, Perlindungan Hukum, Kekayaan Intelektual.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AHMAD BADRUT TAMAM |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Ampo, Pengetahuan Tradisional, Perlindungan Hukum, Kekayaan Intelektual. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 17:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8843 |
