TRUNOJOYO-KP-24944-190341100006-HIKMATULLAH AHMAD#190341100006#ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memliki potensi sangat besar
dalam bidang kemaritiman. Status Indonesia sebagai negara kepulauan semakin
dipertegas dengan Konvensi Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of
the Sea/UNCLOS). Menurut (Direktorat Jendral Pengolahan Ruang Laut. 2020)
Indonesia memiiki luas lautan 74% dari total luas negara indonesia. panjang garis
pantai Indonesia adalah 99.093 kilometer yang menjadikan Indonesia menempati
urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di
dunia (Zainal dan Aprilina, 2018). Indonesia juga memiliki iklim tropis yang memiliki
dua musim yaitu hujan dan kemarau. Potensi ini perlu dimanfaatkan dengan baik oleh
masyrakat indonesia khusunya dalam produksi garam.
Garam adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia baik dalam bidang
pangan maupun non pangan. Garam merupakan kumpulan senyawa kimia dengn
bagian utama NaCl dengan zat pengotor lainnya (Ari Wibowo, 2020). Garam dengan
kualitas NaCl tinggi akan memiliki daya saing dalam pasar lokal maupun global. Hal
ini ditunjukkan oleh banyaknya penelitian-penelitian bagaimana cara meningkatkan
kadar NaCl dan banyaknya inovasi yang telah diterapkan baik dari masyarakat maupun
perusahaan yang bergelud di dunia pegaraman. Pada awalnya mengunakan meja tanah
yang dinilia kurang baik dalam menghasilkan garam dengan kualitas dan kuantitas
yang baik. Salah satu contoh dalam inovasi untuk mendapatkan garam dengan kualitas
NaCl yaitu dengan menggunakan meja kristalisasi geomembran dan batu.
Produksi garam di Indonesia masih memanfaatkan panas matahari dalam
prosesnya. Produksinya dilakukan dengan banyak metode dan sistem yang berbeda
pada setiap pegaraman. Produksi garam yang masih dilakukan secara konvensional
tidak jarang memiliki pengaruh dari kebiasaaan, tingkah laku, dan kondisi alam di
daerah tersebut. Penggunaan metode ulir sudah sering kita jumpai dengan
memanfaatkan kemiringan lahan dan gaya gravitasi bumi. Metode ini dinilai lebih efektif dengan metode yang biasanya menggunakan kincir angin untuk mengalirkan air
dari petak satu ke petak lainnya.
Pegaraman yang ada di Indonesia masih banyak yang tidak memilki sistem
yang jelas dalam menerapkan proses produksi. Sistem dalam penerapan suatu produksi
sangat dibutuhkan agar apa yang dikerjakan memiliki alur dan fungsi yang jelas pada
setiap tahapannya. Sistem yang jelas dapat memudahkan pekerjaan dan
mempercepatnya. Sistem trintegrasi yang sudah mulai diterapkan pada pegaraman
besar dengan memanfaatkan luas area dan kondisi lahan. Hasil produksi berupa garam
memiliki kualitas yang berbeda-beda dengan kandungan Nacl yang berda. Garam yang
dihasilkan juga harus sesuai standar SNI ini berdasarkan kepada Keputusan Presiden
Republik Indonesia Nomor 69 tahun 1994 tentang pengadaan garam beriodium dan
Keputusan Menteri Perindustrian No. 29/M/SK/2/1995. Garam dibedakan menjadi
garam konsumsi dan garam industri dengan kandungan NaCl minimal 94% merupakan
garam konsumsi dan minimla 97% untuk industri pangan, kadar Ca dan Mg 600 ppm
(Ari Wibowo, 2020)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana metode dan sistem yang
digunakan pada pegaraman berjalan dengan baik. Metode ulir menggunakan gravitasi
yang dapat menekan biaya produksi telah banyak digunakan hanya saja keterbatasan
dalam luas lahan yang menyebabkan sistem yang diterapkan tidak jelas dan tumpang
tindih. Sistem yang tidak jelas mempengaruhi dari pengerjaan, waktu, biaya produksi,
dan hasil produksi. Harapan saya penelitian ini dapat membantu masyrakat untuk
belajar metode dan sistem yang digunakan pada pegaraman besar yang dinilai lebih
efektif dalam menghasilkan garam.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HIKMATULLAH AHMAD |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | GARAM; PT. GARAM PEGARAMAN PAMEKASAN |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 17:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8769 |
