TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (628kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Anak merupakan generasi penerus bagi kedua orangtuanya, yang tercipta karena adanya hubungan biologis pada perempuan dan laki-laki. Tidak semua orang diberikan kepercayaan untuk bisa memiliki anak. Adanya gangguan pada kesehatan reproduksi menjadi salah satu penyebab pasangan suami istri tak kunjung memiliki anak. Salah satu kesehatan reproduksi yang menyebabkan tertunda nya memiliki anak adalah infertilitas. Infertilitas merupakan kondisi di mana pasangan suami istri tak kunjung memiliki anak meskipun sudah melakukan hubungan seksual dalam jangka waktu 12 bulan tanpa alat kontrasepsi. Ketidakhadiran anak akan menimbulkan pemaknaan mengenai kehadiran anak bagi pasangan suami istri infertilitas, karena adanya interaksi sosial dengan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi makna kehadiran anak bagi pasangan suami istri infertilitas.rnPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data fenomenologi dari Colaizzi yang terdiri dari 7 poin, diantaranya familiarisation, identifying significant statements, formulating meanings, clustering themes, developing an exhaustive description, producing the fundamental structure, dan seeking verification of fundamental structure. Penelitian ini menggunakan 9 informan, 3 pasangan informan utama dan 3 informan pendukung. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dapat mengetahui bagaimana pasangan suami istri infertilitas memaknai kehadiran anak. Bagi pasangan suami istri infertilitas, anak dianggap sebagai pelengkap keluarga, kebahagiaan keluarga, harapan, dan penerus garis keturunan kedua orangtuanya. Dari pemaknaan tersebut, para suami istri infertilitas melihat dirinya sebagai pribadi yang tidak sempurna atau tidak utuh baik sebagai pribadi maupun sebagai keluarga. Infertilitas pada suami istri juga menimbulkan beberapa ketimpangan gender pada beberapa hal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RISKA AYU YUNIA SARI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | konstruksi makna anak infertilitas interaksionisme simbolik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 17:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:53 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8648 |
