TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Refrension.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (462kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (518kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (810kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4471-090331100030_Abstrac.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
Abstract
Antrian dalam distribusi barang menjadi permasalahan dalam perusahaan, baik dalam distribusi barang berupa bahan baku, maupun dalam distribusi barang berupa produk akhir ke konsumen. PT Langgeng Setia Bhakti memperoleh pasokan tembakau kering (rajangan Madura) dari para pengepul tembakau atau dikenal dengan istilah bandol .Antrian yang cukup panjang sering terjadi dan bandol mengalami ketidakjelasan waktu untuk dilayani selama sortasi dan ketidakjelasan waktu tunggu.Hal ini berdampak pada biaya dan waktu yang dibutuhkan para bandol. Oleh sebab itu dilakukan penelitian ini bertujuan yaitu (1) Untuk memperoleh gambaran sistem antrian pemasokan tembakau (2) Untuk memperoleh sistem antrian yang tepat dalam pemasokan tembakau (3) untuk memperoleh biaya yang minimal untuk sistem antrian dalam pemasokan tembakau. Analisis data dilakukan sesuai dengan model antrian yang ada di PT Langgeng Setia Bhakti. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah (1) Sistem antrian di PT Langgeng Setia Bhakti berupa sistem antrian dengan jalur antrian tunggal, waktu pelayanan dalam antrian cukup singkat yaitu 4,38 menit, waktu rata-rata dalam sistem 7,20 menit, panjang antrian dalam pelayanan adalah 0,925 mobil setara 1 mobil, panjang antrian dalam sistem adalah 1,529 mobil setara 2 mobil (2) Antrian yang panjang sebenarnya terjadinya di luar sistem antrian, karena mobil pengangkut tembakau menginginkan untuk bisa memperoleh giliran untuk masuk dalam gudang dan segera dilayani (3) Biaya minimal yang dikeluarkan bandol adalah sebesar Rp 450.000,00 untuk 1 mobil pick up yang dibawa dengan 2 orang pekerja. Biaya minimal yang dikeluarkan bandol adalah sebesar Rp 700.000,00 untuk 1 mobil truk yang dibawa dengan 2 orang pekerja dengan selisih biaya pada upah pekerja dan sewa mobil.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH ZAINAL ARIFIN |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | sistem antrian; pemasokan; tembakau |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 13 Oct 2026 23:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:43 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/858 |
