TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (889kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Chapter V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15725-150521100045 Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pondok pesantren merupakan institusi sosial yang di dalamnya terdapat sistem sosial untuk mengatur kehidupan elemen-elemen yang ada di dalamnya. Umumnya etika pesantren, santri dididik untuk hidup mandiri, baik santri senior maupun santri yunior. Namun, di Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging Mojokerto terdapat realitas sosial menarik yang dimiliki oleh santri senior. Diantaranya adanya perlakuan dan interaksi sosial khusus yang diperlihatkan santri senior kepada santri yunior. Peran kiai sangat berpengaruh pada pergerakan santri senior, sehingga kiai memberikan status kepada sebagian santri senior dengan sebutan musrif, sekaligus membantu dalam penanaman nilai kepada santri. Dibalik semua itu, juga terdapat sisi tersembunyi yang dimiliki santri senior.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Dramatugi kiai dan santri senior musrif kepada santri yunior. Dengan menggunakan studi fenomenologi. Proses menggali data dengan metode observasi terus terang, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sebagai pisau analisis dalam memahami data menggunakan Teori Dramaturgi Erving Goffman.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging Mojokerto menunjukan Dramaturgi yang dijalankan santri senior kepada santri yunior diantaranya dari sisi front stage yaitu perlakuan khusus berupa menyiapkan makan santri yunior, melipatkan baju, mencucikan baju, dll. Kemudian interaksi sosial khusus berupa penggunaan bahasa yang santun dengan nada rendah. Dalam proses ke duanya, terdapat manajemen kesan serta konsep Dramaturgi yang lain, yang mana dalam prosesnya, pergerakan santri senior juga terdapat peran kiai. Adapun sisi back stage adalah sisi yang tersembunyi yang dimiliki santri senior, salah satunya yaitu melanggar aturan pesantren.
Kata Kunci: Pondok Pesantren, Kiai, Santri Senior Musrif, Santri Yunior, dan Dramaturgi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GUSTI AGUNG CAHYONO |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Pondok Pesantren, Kiai, Santri Senior Musrif, Santri Yunior, dan Dramaturgi. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8571 |
