TRUNOJOYO-KP-34156-210351100058_Laporan PKL_MSP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat
luas terutama pada sektor perikanan. Suman et al., 2017 menyatakan bahwa
potensi perikanan di Indonesia menjadi salah satu potensi yang sangat besar
untuk meningkatkan ekonomi dan kebutuhan yang ada di Indonesia. Potensi
sumberdaya perikanan yang sangat banyak, harus mampu dimanfaatkan
dengan cara melakukan pengolahan agar memiliki hal yang positif bagi
kemakmuran masyarakat serta dapat mendongkrak perekonomian
masyarakat sekitar. Pemanfaatan hasil perikanan ternilai sangat baik, namun
dengan adanya pemanfaatan suatu jenis ikan tertentu maka dapat akan
menyebabkan overfishing, hal ini akan menyebabkan penurunan dan
kepunahan terhadap potensi perikanan.
Potensi hasil perikanan Indonesia ini bisa dibilang sangat baik dikarenakan
nilai produksi yang dapat mencapai sekitar 394 triliun rupiah. Produksi tersebut
merupakan hasil dalam budidaya ikan kakap skala kecil maupun skala besar.
Ikan kakap merupakan komoditas ikan komsumsi laut yang memiliki nilai
ekonomis tinggih dan prospektof untuk diusahakan. Ikan kakap putih yang
dikenal dengan nama lokal sebagai baramundi ini memiliki prospek pemasaran
yang baik dan memiliki harga nilai yang tinggi, dimana penjualan ikan ini dapat
dilakukan di dalam negri maupun luar negri (Arrazy Primadini, 2021).
Ikan kakap putih adalah jenis ikan yang mengutungkan dalam kegiatan
usaha budidaya, karena ikan kakap bersifat toleransi terhadap perubahan
saliitas lingkungan (euryhaline), dimana dengan memiliki sifat ini ikan kakap
dapat hidup di perairan laut, payau, dan tawar. Ikan kakap putih telah banyak
dibudidaya di Indonesia karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, serta
memiliki pertumbuhan relatif cepat, fekunditas induk betina tinggi, mudah
menyesuaikan diri dengan lingkungan budidaya dan mempunyai peluang
pasar yang cukup besar dan baik di pasar domestik maupun luar negri. Data
permintaan budidaya ikan kakap putih setiap taun yaitu sebesar 522.267 ton
sedangkan data produksi sebesar 492.267 ton. nilai jual kakap berkisal antara
Rp. 7000 per ekor dengan panjang 7cm da bobot rata – rata 25gr (Sianturi et
al., 2020).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Muhammad Bagas Kurniawan |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Klasifikasi; Morfologi; Habitat Ikan Kakap; Manajemen Kualitas Air; Manajemen Pemberian Pakan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8556 |
