TRUNOJOYO-KP-34152-210341100031_Laporan PKL_IKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Mikroalga merupakan mikroorganisme autotrof akuatik uniseluler yang tumbuh
melalui fotosintesis dengan tingkat pertumbuhannya yang tinggi dengan
kemampuan tumbuhnya yang cepat, tidak membutuhkan area yang luas dalam
budidayanya, kaya akan kandungan gizi dan senyawa aktif yang dapat
dimanfaatkan baik untuk industri, lingkungan maupun sumberdaya berkelanjutan.
Mikroalga sudah menjadi fokus pengembangan dan penelitian pada negara negara
maju, namun di Indonesia masih kurang mendapatkan perhatian (Natasha et al.,
2024). Mikroalga di Indonesia masih hanya dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi
biota akuakultur. Nilai gizi dan kandungan aktif pada mikroalga memiliki potensi
yang lebih besar dari sebatas pemanfaatannya sebagai pakan alami (Prasetyo et al.,
2022). Thalassiosira sp salah satu mikroalga diatom yang tersebar luas pada
perairan dengan kandungan gizi dan senyawa aktif yang tinggi. Thalassiosira sp
memiliki nilai protein 28% karbohidrat 23% (Fadilla et al., 2021) dan lipid yang
tinggi dibandingkan dengan mikroalga diatom lainnya yaitu 65% dari berat kering
(Bhattacharjya et al., 2020). Kandungan yang melimpah pada Thalassiosira sp ini
masih belum banyak dikembangkan di Indonesia.
PT. Spiralife Bioteknologi Indonesia merupakan salah satu perusahaan startup
di Indonesia yang mulai mengembangkan dan memanfaatkan mikroalga menjadi
produk produk kesehatan dan kecantikan. Produk yang telah PT. Spiralife
komersilkan sejauh ini masih berbahan utama spirulina, untuk kemajuan
perusahaan PT. Spiralife kini mulai melakukan penelitian dan pengembangan pada
jenis mikroalga lain salah satunya yaitu mikroalga Thalassiosira sp. Dalam proses
pengembangan ini terdapat kendala yang menjadi penghambat dalam proses
pemanfaatan mikroalga yaitu ukuran mikroalga yang kecil membuat proses
pemisahan mikroalga dengan media menjadi lebih sulit dan membutuhkan lebih
banyak energi. Pemanfaatan mikroalga dalam skala produksi membutuhkan
biomassa yang tinggi. Pemanenan dengan teknik konvensional seperti teknik
pemanenan yang dilakukan pada PT. Spiralife yaitu dengan filtrasi membutuhkan
banyak waktu dan energi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Menghadapi
permasalahan tersebut dibutuhkan Teknik alternatif yang efisien dan dapat
menekan konsumsi energi dan biaya operasional.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Azmi Binta Azkiya |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Mikroalga Thalassiosira sp.; Kultivasi; Fase Pertumbuhan; Faktor Pertumbuhan; Metode Flokulasi; Aluminium Sulfat; Kitosan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8548 |
